Wartain.com || Pemerintah Kota Sukabumi melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Sukabumi menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Perizinan Berusaha Berbasis Risiko (OSS-RBA) Tahun 2024.
Acara yang digelar pada Rabu (26/6/2024) di Hotel Balcony Sukabumi tersebut dibuka secara resmi oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji.
Dalam sambutannya, Kusmana menyampaikan beberapa poin penting terkait dengan perizinan berusaha di Kota Sukabumi. Ia menekankan pentingnya pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar tidak terpaku pada skala mikro.
“UMKM harus terus berkembang, jangan ada di posisi mikro terus,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kusmana Hartadji menjelaskan bahwa kegiatan Bimtek ini merupakan amanah dari Kementerian Dalam Negeri terkait sinergitas program top-down dari pusat dengan daerah.
Ia menekankan pentingnya kemudahan dalam proses perizinan, namun dengan tetap memperhatikan mekanisme yang telah ditetapkan.
“Perizinan menjadi salah satu indikator penilaian evaluasi Penjabat Wali Kota Sukabumi oleh Kementerian Dalam Negeri,” ujarnya.
Pj Wali Kota Sukabumi juga menyampaikan rasa syukur atas peningkatan jumlah perizinan yang diterbitkan oleh Pemerintah Kota Sukabumi, terutama setelah diterapkan kebijakan perizinan satu pintu.
“Alhamdulillah, perizinan yang diterbitkan oleh Pemerintah Kota Sukabumi terus meningkat. Ini terjadi setelah ada kebijakan perizinan satu pintu,” ungkapnya.
Kang Tutus, sapaan akrab Kusmana mengapresiasi kinerja Dinas Perizinan atas peningkatan investasi yang signifikan di Kota Sukabumi.
Ia berpesan kepada para pelaku usaha untuk menjaga kebersihan dan memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).
“Untuk para pelaku usaha, tolong dijaga kebersihannya. Setiap pengusaha dan pelaku usaha harus memiliki Nomor Induk Berusaha. Tumbuhkan dalam diri kita sikap entrepreneurship,” pesannya.
Bimtek ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mempermudah izin investasi di Kota Sukabumi.
Kusmana berharap dengan kemudahan perizinan ini, Kota Sukabumi akan menjadi daerah yang menarik bagi investor dan wisatawan.
“Kita harus bersiap setelah Tol Bocimi selesai, Kota Sukabumi diproyeksikan akan menjadi daerah yang dikunjungi oleh wisatawan dari luar kota,” pungkasnya.
Senada dengan Pj Wali Kota Sukabumi, Kepala DPMPTSP Kota Sukabumi, Iskandar Ifhan dalam laporannya menyebutkan penerbitan perizinan seperti NIB mengalami peningkatan signifikan. Sejauh ini telah dikeluarkan sekitar 8000 lebih perizinan melalui Mall Pelayanan Publik (MPP).***
Foto: Dokpim Kota Sukabumi
Editor: Raka A. Firmansyah
(Red)
