26.7 C
Jakarta
Sabtu, April 18, 2026

Latest Posts

Pemprov Jabar “Rumahkan” Angkot, Becak, Andong demi Kelancaran Jalur Nasional

Wartain.com || Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan strategi unik untuk menjamin kelancaran arus mudik Idulfitri 1447 H di wilayahnya. Alih-alih hanya mengandalkan penyekatan fisik, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memilih jalur kompensasi ekonomi dengan meliburkan operasional transportasi lokal di titik-titik rawan kemacetan.

Kebijakan ini diambil guna memastikan jalur utama menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur bersih dari hambatan samping (side friction) yang kerap memicu penumpukan kendaraan.

Gubernur yang akrab disapa KDM ini menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin membebani kepolisian dengan keruwetan arus lalu lintas yang disebabkan oleh aktivitas transportasi lokal seperti angkutan kota (angkot), becak, hingga andong di sepanjang jalur mudik.

“Pemprov Jabar tidak akan membebani Polri terlalu berat. Saya sudah lapor ke Pak Kapolda, seluruh jalur mudik yang ada angkot, becak, andong, dan berbagai hal lainnya akan diliburkan menjelang dan setelah Idulfitri,” ujar Dedi, Rabu (4/3/2026).

Sebagai gantinya, para pengemudi yang berhenti beroperasi selama satu pekan akan mendapatkan “uang saku” atau kompensasi dari pemerintah daerah. Langkah ini diharapkan membuat arus kendaraan dari arah Jakarta menuju timur dapat mengalir tanpa penyumbatan di titik-titik pasar tumpah atau pangkalan transportasi tradisional.

Strategi kolaboratif ini mendapat respons positif dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Menurutnya, kebersamaan lintas elemen di Jawa Barat, mulai dari buruh hingga pengemudi ojek online, menjadi kunci stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

“Kami mendapatkan kehormatan hadir pada acara buka puasa bersama sekaligus silaturahmi bersama masyarakat Jabar lintas elemen. Hal ini membuktikan bahwa masyarakat Jabar bisa menjaga persatuan dan kesatuan dengan baik,” tutur Listyo.

Di sisi lain, upaya menjaga kondusivitas wilayah Jabar tidak hanya dilakukan di jalan raya. Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan melaporkan bahwa pihaknya juga menyentuh aspek kesejahteraan dasar masyarakat melalui program

Sebanyak 168 unit rumah telah dibangun oleh Polda Jabar sebagai langkah nyata mengatasi kemiskinan ekstrem di wilayah hukum Jawa Barat.

“Masyarakat jadi lebih nyaman dan aman tinggal di rumahnya yang baru,” pungkas Rudi saat mendampingi Kapolri menyerahkan kunci rumah secara simbolis kepada penerima manfaat.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Sule)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.