Oleh : Ruscain/ Gobang Mantan Aktivis 98
Wartain.com || Baru-baru ini ada seliweran berita para aktivis ’98 reformasi yg ditangkap karena kasus korupsi. “Perlu saya tegaskan bahwa berita-berita tersebut sangat mendiskreditkan nama besar aktivis ’98. Perlu diketahui aktivis ’98 lahir dari tahun 80 -90 an yang memperjuangkan nilai-nilai luhur cita+cita reformasi ’98”.
Keenam perjuangan tersebut adalah: pertama, penegakan supremasi hukum; kedua, pemberantasan KKN; ketiga, pengadilan mantan presiden Soeharto dan kroninya; keempat, amandemen konstitusi; kelima, pencabutan dwifungsi ABRI (TNI/Polri), dan; keenam, pemberian otonomi daerah seluas-luasnya.
Para aktivis ’98 dulu pada masanya berjuang dengan keringat darah dan airmata bahkan sampai meninggal dunia, hingga diculik oleh kebiadaban rezim orde baru yang sampai saat ini belum kembali salah satunya Wiji Thukul dan yg lainnya.
“Pasca reformasi sampai sekarang kami aktivis ’98 masih sering berkumpul dan berdiskusi. Teman-teman sudah saling menanyakan satu sama lain apakah mereka mengenal para koruptor pertamina yang berita simpang siurnya para tokoh aktivis reformasi ’98,” jelasnya.
“Sangat jelas dan kami tegaskan, kami tidak mengenal mereka dan mereka bukanlah tokoh dan aktivis reformasi ’98 yang memperjuangkan nilai nilai luhur yang suci akan cita cita reformasi salah satunya pemberantas Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN),” tegasnya.
“Demikianlah kami tegaskan bahwa berita tersebut tidak benar. Sekali lagi mereka bukanlah bagian atau tokoh dari aktivis ’98 dan para koruptor tersebut sangat tidak layak mengklaim nama besar aktivis ’98,” pungkasnya.***
Foto : Istimewa
Editor : Aab Abdul Malik
(Dul)
