Wartain.com || Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi turut memperingati Hari Lahan Basah Sedunia yang diperingati setiap tanggal 2 Februari.
Peringatan ini dimaknai sebagai momentum untuk meningkatkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kelestarian lahan basah sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan berkelanjutan, khususnya bagi perempuan dan anak.
Pada tahun 2026, Hari Lahan Basah Sedunia mengangkat tema “Lahan Basah dan Pengetahuan Tradisional: Merayakan Warisan Budaya”. Tema ini menegaskan bahwa pelestarian lahan basah tidak dapat dipisahkan dari kearifan lokal yang telah diwariskan turun-temurun dan terbukti mampu menjaga keseimbangan alam sekaligus mendukung kualitas hidup masyarakat.
Kepala DP3A Kabupaten Sukabumi, Agus Sanusi, S.K.M., M.Si, menyampaikan bahwa lingkungan yang sehat memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang perempuan dan anak. Lahan basah yang terjaga, menurutnya, berkontribusi besar terhadap ketersediaan air bersih, pengendalian bencana, serta terciptanya ruang hidup yang aman dan layak.
“Pelestarian lahan basah bukan hanya isu lingkungan, tetapi juga menyangkut kualitas hidup perempuan dan anak. Lingkungan yang sehat akan berdampak langsung pada kesehatan, keamanan, dan kesejahteraan mereka,” ujar Agus Sanusi.
Ia menambahkan, DP3A Kabupaten Sukabumi terus mendorong pengarusutamaan gender dan perlindungan anak dalam setiap aspek pembangunan, termasuk dalam kebijakan dan program yang berkaitan dengan lingkungan hidup. Pendekatan ini dinilai penting agar pembangunan yang dijalankan bersifat inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.
Melalui peringatan Hari Lahan Basah Sedunia Tahun 2026, DP3A Kabupaten Sukabumi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga dan melestarikan lahan basah.
Upaya tersebut diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang perempuan dan anak secara optimal, sekaligus memperkuat ketahanan lingkungan di Kabupaten Sukabumi.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Intan)
