Wartain.com– PLN Unit Pelaksana Proyek Jawa Barat 1 (UPP JBT 1) kembali menggelar sosialisasi pengadaan tanah untuk pembangunan SUTT 150 KV Palabuhanratu – Palabuhanratu Baru. Kegiatan berlangsung di Desa Cihaur dan Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Kamis (27/8/2026).
Sosialisasi ini fokus membahas perubahan trase akibat kendala teknis di lapangan. Dalam skema baru, PLN akan membangun 5 tower tambahan di wilayah Simpenan, yakni Tower T32, T33, T33A, T33B, dan T33C.
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Simpenan Supendi bersama unsur Forkopimcam, Kades Cihaur, Kades Kertajaya, tokoh masyarakat, pemuda, serta para pemilik lahan yang terdampak.
Camat Simpenan mengapresiasi langkah PLN yang langsung turun ke masyarakat. Ia meminta warga memahami bahwa proyek ini merupakan bagian dari Program Strategis Nasional (PSN) untuk kepentingan jangka panjang.
“Kami berharap semua warga yang tanahnya digunakan untuk tapak tower bisa menerima dengan lapang dada. Ini untuk kepentingan masyarakat luas, khususnya stabilitas listrik di Pajampangan,” kata Supendi.
Mengenai pembebasan lahan, Camat menjelaskan proses penilaian akan dilakukan oleh tim appraisal independen. Besar ganti rugi disesuaikan dengan jenis dan luas lahan yang digunakan untuk tapak maupun ROW.
Sementara itu, Tim Leader PLN UPP JBT 1, Hendi Nuswantoro, mengatakan perubahan trase dilakukan karena ada kendala teknis sejak dua tahun terakhir. Agar pembangunan tidak tertunda, PLN memodifikasi jalur dan menambah titik tower.
“Karena itu trase berubah. Sekarang kita akan bangun Tower T32, T33, T33A, T33B, dan T33C di wilayah Cihaur dan Kertajaya. Ini untuk memastikan jaringan 150 KV bisa tersambung ke wilayah Pajampangan atau Sukabumi Selatan,” jelas Hendi.
Ia menambahkan, masyarakat Sukabumi Selatan atau Pajampangan sudah terlalu lama menghadapi listrik padam bergilir dan tegangan rendah. Kehadiran SUTT 150 KV diharapkan menjadi solusi utama.
Dengan beroperasinya SUTT ini, PLN menargetkan pasokan listrik di wilayah Pajampangan dan sekitarnya menjadi lebih andal. Ke depan gangguan spaneng dan pemadaman bisa diminimalisir.
Selain membahas teknis, PLN juga membuka ruang bagi masyarakat untuk mengusulkan program CSR*l. Beberapa usulan yang bisa diajukan di antaranya sarana air bersih, MCK umum, dan pelatihan pengembangan UMKM.
PLN menegaskan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan agar proses pengukuran, pendataan, dan pembayaran ganti rugi berjalan transparan.
Pembangunan Tower T32 hingga T33C ini diharapkan menjadi langkah nyata pemerataan energi di Sukabumi Selatan. Dengan dukungan warga, proyek SUTT 150 KV Palabuhanratu – Palabuhanratu Baru ditargetkan rampung tepat waktu dan membawa manfaat besar bagi masyarakat.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Dul/Yosep/DH)
