26.7 C
Jakarta
Kamis, Oktober 22, 2026

Latest Posts

Positive Rate TBC di Kota Sukabumi Capai 6,7 Persen, Tracing Sasar 9.300 Orang

Wartain.com – Dinas Kesehatan Kota Sukabumi terus memperluas penelusuran kasus Tuberkulosis (TBC) untuk menemukan penderita yang belum terdeteksi. Dari target pemeriksaan terhadap 9.300 orang di 93 lokasi, hampir 4.000 orang telah menjalani tracing dengan tingkat positif mencapai 6,7 persen.

Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan tracing TBC yang terintegrasi dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Kelurahan Tipar, Kecamatan Citamiang, menjadi lokasi ke-40 dalam rangkaian penelusuran kasus yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Kota Sukabumi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Ida Halimah, menjelaskan bahwa pemeriksaan di setiap lokasi menyasar rata-rata 100 orang. Sasaran tersebut merupakan orang-orang yang memiliki kontak erat dengan pasien TBC yang telah teridentifikasi sebelumnya.

Menurutnya, penelusuran kontak menjadi langkah penting untuk menemukan kasus sedini mungkin sekaligus mencegah penularan lebih luas di masyarakat.

Meski temuan kasus berpotensi lebih tinggi dari perkiraan awal, deteksi dini dinilai penting agar penderita segera mendapatkan penanganan medis.

“Berdasarkan data yang terkumpul, tingkat positif atau positive rate dari hasil pemeriksaan ini berada di angka 6,7 persen,” ujar Ida.

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, yang meninjau langsung kegiatan tersebut pada Selasa (20/10/2026), menegaskan bahwa pemerintah daerah akan menanggung pengobatan warga yang terdeteksi mengidap TBC hingga tuntas.

“Apabila ditemukan nanti masyarakat yang terkena penyakit TBC, kita akan rawat, kasih obat sampai tuntas. Pemkot akan memberi obat gratis, gratis,” tegas Ayep.

Ia menyebutkan, terdapat lebih dari 900 kasus TBC yang menjadi target penanganan di Kota Sukabumi. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong pemeriksaan dan penelusuran kontak agar kasus yang belum teridentifikasi dapat segera ditemukan.

Selain meninjau pelaksanaan tracing, Ayep juga menyerahkan secara simbolis satu unit ambulans baru untuk mendukung pelayanan kesehatan di Kelurahan Tipar. Kendaraan tersebut akan digunakan untuk menunjang layanan rujukan darurat dan operasional Puskesmas Tipar.

Pemerintah Kota Sukabumi berharap penguatan penemuan kasus, jaminan pengobatan, serta dukungan sarana kesehatan dapat memperluas akses layanan sekaligus menekan risiko penularan TBC di masyarakat.***(RAF)

Editor: Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.