Wartain.com || Ribuan Jama’ah, masyarakat dan tamu undangan dari penjuru daerah menghadiri Haul Ke-1 Ayahanda Guru KH Muhammad Arif bin Usman. Guru dan sekaligus pendiri Majelis Shalawat Jami’atu Tauhidiyyah di Siantan Pontianak Kalimantan Barat. Sekaligus haul ke-2 istri ayahanda guru, ibunda Hj. Selo binti H Sidik.
Acara tersebut digelar di depan halaman Masjid Ad-da’watul Islamiyyah, Jalan Parit Pangeran, Kelurahan Siantan Hulu, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu 03/05/2025 malam.
Diketahui, kegiatan yang diprakarsai oleh Keluarga Besar beserta jama’ah Jami’atu Tauhidiyyah tersebut berlangsung meriah, khidmat dan lancar.
Ketua Jama’ah Shalawat Jami’atu Tauhidiyyah H. Ruslan M.Ag, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan haul ini, menjadi sarana mengenang ayahanda guru meski secara fisik sudah tidak ada tapi dihati murid-murid nya akan selalu senantiasa hidup.
“Kita sebagai murid dari Almarhum sudah sewajarnya mengenang semua jasa-jasa beliau, terlebih lagi ilmu yang telah beliau berikan kepada kita tidak terhitung jumlahnya,” ungkap H. Ruslan.
“Yang tidak kalah penting, gelaran haul ini adalah untuk mengenang jasa-jasa ayahanda guru yang telah mendidik kita. Selanjutnya ilmu yang sudah didapat bisa diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Pada Acara haul akbar tersebut, turut dihadiri pula oleh perwakilan Pengurus Pusat Majlis dzikir dan Shalawat RI-1 Prabowo Subianto dari Yayasan Majelis Dzikir Merah Putih, Aparatur Pemerintah, para Kiyai, Tokoh Masyarakat serta tamu undangan lainnya.
Disela-sela acara, perwakilan dari Yayasan Majelis Dzikir Merah Putih, Elan Maulana SH menegaskan, arti penting jama’ah dzikir dan shalawat sebagai wadah untuk membangun ketaqwaan individu, jama’ah dan sebagai pemersatu bangsa.
“Kita berkumpul untuk berdzikir, bershalawat dan berdoa, selain untuk kepentingan kita, juga ada harapan besar yaitu untuk kesehatan, kekuatan dan keselamatan Bapak Presiden Prabowo secara khusus,” ucap Elan.
“Kekuatan doa akan menembus langit, sehingga Bapak Presiden memiliki energi positif dalam memimpin bangsa dan negara ini, untuk membawa masyarakat yang sejahtera,” lanjut Elan.
Berdasarkan pantauan, salahsatu rangkaian haul tersebut dibacakan pula Manaqib ayahanda Guru Muhammad Arif bin Usman oleh Bapak Dzulkarnain. Dimana, ayahanda guru semasa hidupnya tak pernah lelah mengajarkan ilmu tauhid ma’rifat berdasarkan Al-quran dan Sunnah dengan penuh cinta kasih kepada murid-muridnya dan selalu mengajarkan kesabaran dan akhlak yang baik.
Selain itu, Ustadz Zulhan dalam memanjatkan doa khusus, yaitu :
1. Kesehatan, kekuatan, diselamatkan dari segala marabahaya untuk presiden RI Bapak H Prabowo Subianto
2. Kelancaran dan kesuksesan program Asta Cita
3. Negeri Indonesia menjadi negara kuat, adil, makmur dan sejahtera, Baldatun Thoyyibatun wa Rabbun Ghofur.***
Foto : Istimewa
Editor : Aab Abdul Malik
(Dul)
