19.5 C
New York
Sabtu, Juni 15, 2024

Latest Posts

Satgas Pangan Polri Pastikan Stok Beras Aman

Wartain.com, Jakarta || Ditengah adanya impor beras, Kepala Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri, Brigjen Whisnu Hermawan, pastikan ketersediaan stok beras di Tanah Air masih aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Berdasarkan pengecekan yang dilakukan oleh Satgas Pangan Polri untuk stok beras saat ini dalam kondisi aman dan dapat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” kata Whisnu dalam keterangannya, Selasa 12/09/2023, dikutip dari kompas.com.

Lebih lanjut, Whisnu menyebut adanya kenaikan harga yang terjadi pada jenis beras medium.

Hal ini lantaran jenis beras medium lebih banyak peminatnya dibanding beras premium.

“Sampai saat ini perkembangan ketersediaan stok beras di daerah sentra produksi juga masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan di wilayah lain,” tegasnya.

Menurut Whisnu, Satgas Pangan juga sudah mengecek gudang-gudang penggilingan padi, beberapa pasar tradisional dan toko-toko retail modern untuk memastikan bahwa stok beras masih aman. Dia juga mengimbau masyarakat tenang serta tidak panik.

“Upaya lain yang dilakukan satgas pangan Polri yaitu dengan pengecekan ketersediaan dan menjaga kelancaran jalur pendistribusian,” tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga meminta masyarakat tidak usah khawatir karena stok beras di Indonesia masih cukup.

Jokowi juga mengungkapkan rencana pemerintah kembali melakukan impor beras untuk menjaga cadangan beras nasional. Selain itu, impor beras juga dilakukan untuk menjaga agar harga beras tidak naik.

“Iya (kemungkinan impor beras lagi). Ini untuk memastikan bahwa kita memiliki cadangan strategis stok (beras). Harus (impor) untuk menjaga agar tidak terjadi kenaikan (harga),” ujar Jokowi usai meninjau Gudang Bulog Dramaga di Kabupaten Bogor, Senin 11/09/2023.

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi juga menyinggung soal impor beras dari Kamboja sebanyak 250 ribu ton.

Jokowi mengatakan, impor beras dari Kamboja saat ini masih dalam proses perjalanan. Adapun impor beras sebanyak 250 ribu ton dari Kamboja itu merupakan bagian dari keseluruhan impor beras sebanyak 400 ribu ton pada tahun ini.

Mantan Wali Kota Solo ini mengungkapkan, beras dari Kamboja itu akan disalurkan ke gudang-gudang Bulog di berbagai daerah. Nantinya, Jokowi mengatakan, pengiriman paling lambat akan tiba pada November 2023.

Meski begitu, Jokowi mengatakan, sebenarnya stok beras di Tanah Air saat ini sudah banyak. Tetapi, pemerintah masih melihat potensi kebutuhan tahun depan. “Stoknya, stok kita sudah banyak tetapi kita tetap masih melihat di mana yang bisa kita beli untuk tidak sekarang untuk plan tahun depan juga untuk antisipasi,” kata Jokowi.

Foto: kompas.com/Rahel

Editor: Raka A. Firmansyah

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.