Wartain.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sukabumi Kota mengedepankan langkah edukatif dan persuasif dalam pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2026. Pendekatan tersebut dilakukan untuk membangun kesadaran masyarakat agar lebih disiplin dan mengutamakan keselamatan saat berkendara.
Kasat Lantas Polres Sukabumi Kota, AKP Ridwan Sandhi Maulana, menjelaskan bahwa operasi lalu lintas kali ini tidak hanya berfokus pada penindakan pelanggaran. Jajaran kepolisian juga mengintensifkan sosialisasi dan imbauan sebagai upaya menumbuhkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan berlalu lintas.
Menurut Ridwan, pendekatan humanis diperlukan agar pesan keselamatan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat. Dengan demikian, kedisiplinan berlalu lintas diharapkan tumbuh dari kesadaran masing-masing pengendara, bukan semata-mata karena adanya ancaman sanksi.
Operasi Patuh Lodaya 2026 yang digelar Polda Jawa Barat bersama seluruh jajaran kepolisian mengangkat tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman dan Berkeselamatan”.
“Melalui operasi ini, kami mengajak seluruh masyarakat untuk lebih disiplin dalam berlalu lintas. Keselamatan di jalan raya bukan hanya tanggung jawab petugas kepolisian, tetapi merupakan tanggung jawab bersama,” ujar Ridwan, Sabtu (31/10/2026).
Kendati demikian, upaya edukasi tetap dibarengi dengan penegakan hukum terhadap pelanggaran yang dinilai berisiko memicu kecelakaan maupun memperparah dampak kecelakaan lalu lintas.
Beberapa pelanggaran yang menjadi perhatian petugas di antaranya pengendara sepeda motor yang tidak mengenakan helm berstandar SNI, pengemudi maupun penumpang mobil yang tidak menggunakan sabuk pengaman, serta pengendara yang menggunakan telepon seluler saat berkendara.
Penindakan juga menyasar pelanggaran melawan arus, melebihi batas kecepatan, menerobos lampu merah, hingga mengabaikan marka dan rambu lalu lintas. Selain itu, penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis atau menimbulkan kebisingan serta kendaraan tanpa Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) sesuai ketentuan turut menjadi sasaran operasi.
Ridwan berharap, pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2026 dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menaati peraturan lalu lintas. Sebab, setiap bentuk pelanggaran tidak hanya membahayakan pengendara, tetapi juga dapat mengancam keselamatan pengguna jalan lainnya.
Ia menambahkan, perpaduan antara sosialisasi, pembinaan, dan penegakan hukum secara terukur diharapkan mampu menekan angka pelanggaran sekaligus meminimalkan kecelakaan dan fatalitas di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota.
“Mari bersama-sama menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Tertib di jalan bukan karena takut ditilang, tetapi karena kita peduli terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain,” pungkasnya.***(RAF)
Editor: Aab Abdul Malik
