Wartain.com || Sejumlah tuntutan puluhan sopir angkot jurusan Cibadak-Nagrak, Kabupaten Sukabumi, sopir sayuran, pengendara Ojol serta angkutan lainnya, akhirnya dikabulkan oleh pengembang proyek jalan tol Bocimi seksi III.
Seperti diberitakan sebelumnya pada Senin 14/07/2025, aksi demo dilancarkan oleh puluhan pengendara roda dua dan empat, karena kekecewaan dan protes terkait banyak jalan yang rusak di ruas Jalan Alternatif Nagrak yang menuju Kota Sukabumi via Karangtengah.
Aksi demo pun dilakukan dengan cara memblokir Jalan Alternatif Nagrak, tepatnya di Simpang Jelegong, dimana para sopir angkot tersebut memarkirkan mobilnya di jalan raya persis di tempat keluar masuknya kendaraan proyek tol Bocimi seksi III.
Setelah beberapa jam menunggu, akhirnya pihak pengembang yang diwakili oleh Humas, Kapolsek Nagrak, unsur Koramil, unsur Satpol PP dan Kepala Desa Balekambang, menemui para pendemo dan menjawab tuntutan mereka.
Humas pengembang proyek tol Bocimi seksi III, Agus mengatakan bahwa apa yang menjadi tuntutan semuanya akan segera dilaksanakan.
“Kami pastikan semua yang menjadi tuntutan akan segera diselesaikan. Pertama perbaikan jalan yang rusak akibat kendaraan proyek akan segera diperbaiki, Kedua jam operasional kendaraan proyek akan disesuaikan, tidak menggunakan jam-jam sibuk atau waktu keberangkatan serta kepulangan anak sekolah dan karyawan, Ketiga kendaraan proyek yang melintas tidak konvoi akan diatur sesuai dengan kapasitas jalan, Keempat akan membersihkan jalan yang terganggu material proyek untuk menjaga keselamatan pengendara lain,” kata Agus, Senin 14/07/2025.
Senada, Kapolsek Nagrak Iptu Asep Suhriat, SH, MH mengungkapkan, apa yang sudah disepakati antara pendemo (pengendara-red) dengan pihak pengembang proyek jalan tol Bocimi seksi III, akan sama-sama dikawal.
“Tadi sudah sama-sama kita dengar jawaban dari pihak pengembang. Mari kita sama-sama kawal, apabila ada miss segera hubungi Kami Polsek Nagrak. Kami akan memfasilitasi untuk mencarikan solusi. Tidak anarkis dan selalu jaga kondusifitas,” ungkap Kapolsek.
Setelah adanya kesepakatan, seluruh pendemo akhirnya membubarkan diri. Dan arus lalin dari kedua arah kembali normal.***
Foto : Istimewa
Editor : Aab Abdul Malik
(Dul)
