Wartain.com, Sukabumi || Mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Sukabumi, Jawa Barat ini, Dede Mulyadi (52) menjadi sosok yang menginspirasi banyak orang setelah ia menjadi Kepala Desa Cikakak, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi dan membawa banyak perubahan.
Diketahui, Kepala Desa Cikakak ini sebelumnya menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) selama kurang lebih 18 tahun di tiga negara, yaitu Korea Selatan, Jepang dan Arab Saudi, terhitung dari tahun 2001 dan pulang tahun 2019.
Setelah ia pulang , lantas mengadu nasib ikut kontestasi Pilkades dan berhasil. Dede Mulyadi yang beralamat di Kp. Pasir Jati RT 04/01 Dusun 3, Desa Cikakak, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi tersebut kini sudah menjabat jadi Kepala Desa kurang lebih 4 tahun.
Ditemui wartain.com di kantornya, Kepala Desa Cikakak, Dede Mulyadi mengatakan, sejak muda dia telah memutuskan untuk bekerja di luar negeri sebagai PMI untuk mencari penghasilan yang lebih baik, dan telah bekerja selama 18 tahun di tiga negara berbeda.
“Saya memilih menjadi Pekerja Migran Indonesia karena untuk memperbaiki ekonomi dan merubah kehidupan, selama 18 tahun bekerja saya juga 3 kali pindah negara karena alasan gaji yang lebih besar, ” ujarnya, Rabu ditemui di Kantor Desa Cikakak 15/11/2023.
Selama bekerja di luar negeri itulah ia lebih banyak mendapatkan ilmu tentang pengelolaan dan sistem manajemen. Baik dalam perilaku maupun pola hidup sebagai masyarakat.
Ditanya terkait alasan mencalonkan jadi kepala desa ia mengungkapkan, karena berangkat dari dorongan ingin membangun dan memberikan yang terbaik buat masyarakat, dengan ilmu dan pengetahuan yang ia miliki.
“Saya ingin mengabdi kepada masyarakat dan ingin membangun tanah tumpah darah, bagaimana sih desa supaya bisa lebih maju,” ungkapnya.
Niat menjadi kepala desa itu muncul justru berangkat dari sebuah keprihatinan. Bagaimana Desa Cikakak yang memiliki banyak potensi belum maksimal di berdayakan. Padahal potensi-potensi tersebut bisa mendatangkan PAD buat desa.
“Saya punya cita-cita, semua potensi yang desa miliki akan terus diupayakan agar berdaya guna dan mendatangkan devisa. Entah itu sektor UMKM, pariwisata, pertanian, jasa, perkebunan dan lain sebagainya,” tambah Dede.
Ia akan berupaya terus mendorong, agar selalu tercipta keberimbangan antara SDA dan SDM yang dimiliki oleh Desa Cikakak, sehingga pengelolaan potensi ini bisa dilakukan oleh masyarakat setempat.
“Intinya dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat,” lanjutnya.
Dengan latar belakang Pekerja Migran Indonesia (PMI), ia juga berpesan kepada warganya. Apabila ada yang berkeinginan untuk mencari nafkah keluarga negeri, agar menempuh cara-cara yang legal.
“Saya berpesan kepada setiap yang mau berangkat kerja ke luar negeri khususnya warga Desa Cikakak, untuk menempuh cara dan prosedur yang benar. Setidaknya langkah pertama Desa harus mengetahui, jangan sungkan untuk bertanya, agar apabila terjadi sesuatu setidaknya desa mengetahui,” pungkasnya.***
Foto : wartain.com/Ikhlas
Editor : Aab Abdul Malik
Reporter : Ikhlasul Amal Fauzan
