26.7 C
Jakarta
Senin, April 27, 2026

Latest Posts

Sukabumi Naik Peringkat dalam Indeks Kota Toleran 2024, Kini Masuk 6 Besar Nasional

Wartain.com || Kota Sukabumi kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan menempati posisi ke-6 dalam ajang Indeks Kota Toleran (IKT) 2024 yang diselenggarakan oleh SETARA Institute. Prestasi ini menunjukkan peningkatan dari tahun sebelumnya, di mana Sukabumi berada di peringkat ke-8.

Penghargaan IKT 2024 diserahkan dalam sebuah seremoni di Hotel Bidakara, Jakarta, pada Selasa (27/5/2025), dan diterima langsung oleh Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, yang hadir bersama sejumlah pejabat Pemerintah Kota Sukabumi.

“Alhamdulillah, tahun ini Sukabumi naik ke peringkat enam sebagai kota paling toleran di Indonesia. Ini bukan hanya prestasi pemerintah, tetapi hasil dari kolaborasi seluruh lapisan masyarakat. Kami akan terus berkomitmen untuk memperkuat toleransi dan keberagaman agar tahun depan bisa menembus lima besar,” ungkap Wali Kota Ayep Zaki dalam wawancara seusai acara.

Indeks Kota Toleran merupakan alat ukur tahunan yang dikembangkan oleh SETARA Institute untuk menilai implementasi nilai-nilai toleransi di berbagai kota di Indonesia. Pada tahun 2024, penilaian melibatkan 94 kota dengan mempertimbangkan empat aspek utama: regulasi pemerintah kota, tindakan pemerintah, regulasi sosial, serta kondisi demografi sosio-keagamaan.

Kota Sukabumi meraih skor 5.968 dan berhasil masuk dalam 10 besar kota paling toleran. Proses pengumpulan data dilakukan oleh Bappeda Kota Sukabumi dengan dukungan dari Bakesbangpol dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

SETARA Institute menilai bahwa Sukabumi mampu menjaga keseimbangan antara kebijakan pemerintah dan dinamika sosial masyarakat dalam menciptakan iklim yang mendukung toleransi. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun berstatus sebagai kota kecil di Jawa Barat, Sukabumi memiliki semangat besar dalam mempromosikan nilai-nilai kebangsaan, keberagaman, dan kemanusiaan.

Wali Kota Ayep Zaki juga menegaskan bahwa capaian ini menjadi motivasi untuk terus memperkuat kebijakan inklusif yang menjunjung tinggi hak asasi manusia dan kerukunan antar umat beragama.

“Peringkat ini bukan tujuan akhir, melainkan titik awal untuk terus melangkah maju. Kami ingin Sukabumi menjadi contoh nyata kota yang harmonis, damai, dan inklusif di tengah keberagaman Indonesia,” pungkasnya.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.