Wartain.com || Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional (DPP PAN) secara resmi menetapkan H. Muchtarul Wildan sebagai Ketua DPD PAN Kabupaten Garut. Penetapan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional (DPP PAN) Nomor: PAN/A/Kpts/KU-SJ/127/II/2026, yang telah diterbitkan sesuai dengan mekanisme dan ketentuan organisasi partai.
Keputusan ini menandai babak baru bagi kepemimpinan PAN di Kabupaten Garut. H. Muchtarul Wildan dinilai memiliki kapasitas, pengalaman, serta komitmen kuat dalam membesarkan partai dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Dalam keterangannya, H. Muchtarul Wildan menyampaikan rasa syukur serta komitmennya untuk membawa PAN Kabupaten Garut menjadi lebih solid, progresif, dan responsif terhadap kebutuhan rakyat. Ia juga menegaskan pentingnya konsolidasi internal serta penguatan struktur partai hingga ke tingkat akar rumput.
“Ini adalah amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Saya mengajak seluruh kader PAN di Kabupaten Garut untuk bersama-sama memperkuat barisan dan bekerja nyata demi kepentingan masyarakat,” ujarnya, Senin 06/04/2026.
Sementara itu, Sekretaris DPD PAN Kabupaten Garut, Moh. Reza Ansori, menyampaikan bahwa penetapan ini merupakan bentuk legitimasi organisasi yang kuat dan sah.
“Penetapan H. Muchtarul Wildan sebagai Ketua DPD PAN Kabupaten Garut telah dituangkan secara resmi dalam Surat Keputusan DPP PAN Nomor: PAN/A/Kpts/KU-SJ/127/II/2026. Ini menunjukkan bahwa proses yang dilalui memiliki dasar hukum organisasi yang jelas dan mengikat,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa seluruh jajaran pengurus siap mendukung penuh kepemimpinan baru demi memperkuat peran PAN di Kabupaten Garut.
Penetapan ini diharapkan mampu memberikan energi baru bagi PAN Kabupaten Garut dalam menghadapi berbagai agenda politik ke depan, sekaligus meningkatkan peran partai dalam pembangunan daerah.
Dengan kepemimpinan baru ini, PAN Kabupaten Garut optimistis dapat semakin dekat dengan masyarakat serta menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi daerah.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Sal/Biro Garut)
