26.7 C
Jakarta
Senin, Juni 15, 2026

Latest Posts

Tol Bocimi Seksi 3 Cibadak-Sukabumi Barat Tembus 81%, BPJT Kebut Penlok Lahan Timbunan

Wartain.com – Proyek Tol Ciawi-Sukabumi Bocimi terus dikebut. Komisi V DPR RI bersama Badan Pengatur Jalan Tol BPJT Kementerian PU turun langsung meninjau progres konstruksi Seksi 3 segmen Cibadak–Sukabumi Barat, Jumat 12/6/2026.

Inspeksi lapangan dilakukan untuk memastikan Proyek Strategis Nasional PSN sepanjang 53,15 km itu sesuai target. Meski ada kendala teknis dan administratif, pembangunan tetap jalan. Tujuannya mempercepat konektivitas Jawa Barat bagian selatan.

Seksi 3 Cibadak–Sukabumi Barat sepanjang 13,70 km menunjukkan tren positif. Hingga pertengahan Juni 2026, pembebasan lahan sudah 85,80%. Konstruksi fisiknya mencapai 81,49%. Angka ini sinyal kuat target penyelesaian 2026 bisa dikejar.

Seksi 3 nantinya melengkapi dua seksi yang sudah beroperasi. Seksi 1 Ciawi–Cigombong dan Seksi 2 Cigombong–Cibadak lebih dulu diresmikan. Dua seksi itu sudah terbukti memangkas waktu tempuh Bogor–Sukabumi secara signifikan.

Dalam pertemuan di lokasi proyek, BPJT memetakan tiga tantangan krusial yang harus segera tuntas agar konstruksi tidak terbengkalai. Fokus utama ada di aspek teknis lahan dan keamanan lereng.

Tantangan pertama: Penetapan Lokasi Penlok Lahan Tambahan. Dibutuhkan Penlok baru untuk area timbunan dan galian. Kebutuhan ini sangat teknis karena menyangkut penerapan kemiringan lereng slope sesuai standar keamanan internasional.

Standar slope ketat diterapkan untuk mencegah risiko longsor. Stabilitas konstruksi jangka panjang jadi pertimbangan utama. Tanpa Penlok lahan tambahan, pekerjaan cut and fill tidak bisa maksimal.

Wilan Oktavian dari BPJT menegaskan koordinasi intensif terus didorong. “Kami terus mendorong percepatan penyelesaian melalui koordinasi intensif. Meskipun masih terdapat tantangan teknis terkait stabilitas lereng, berbagai langkah mitigasi terus dilakukan agar target penyelesaian konstruksi dapat tercapai tepat waktu,” ujarnya, Minggu 14/6/2026.

Mitigasi stabilitas lereng jadi kunci. Tim teknis menyiapkan rekayasa geoteknik dan drainase untuk memastikan badan jalan aman dari gerakan tanah. Standar internasional dipakai agar tol Bocimi tidak bermasalah di musim hujan.

Kehadiran Seksi 3 Cibadak–Sukabumi Barat akan menutup mata rantai konektivitas Ciawi–Sukabumi. Setelah seksi ini beroperasi, arus logistik dan mobilitas warga dari Bogor ke Sukabumi Barat makin lancar tanpa bottleneck Cibadak.

Dampak ekonomi langsung dirasakan masyarakat. Akses ke kawasan industri, wisata Geopark Ciletuh, dan sentra pertanian Sukabumi akan terbuka lebih lebar. Biaya logistik turun, daya saing produk lokal naik.

“Kehadiran tol ini akan menjadi simbol nyata peningkatan konektivitas dan membuka akses ekonomi baru bagi masyarakat Sukabumi dan sekitarnya,” pungkas Wilan. BPJT bersama kontraktor kini fokus menyelesaikan Penlok dan penguatan lereng agar Seksi 3 segera difungsikan.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.