Wartain.com – Sebanyak 14 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi resmi memasuki masa purna tugas setelah mencapai Batas Usia Pensiun (BUP). Pelepasan para ASN tersebut berlangsung di Ruang Utama Balai Kota Sukabumi, Kamis (30/7/2026), sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengabdian mereka kepada pemerintah dan masyarakat.
Kegiatan dihadiri Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana, Kepala Bidang Kepegawaian dan Kepala Bidang Pengembangan SDM BKPSDM, Ketua Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kota Sukabumi, serta jajaran perangkat daerah. Berdasarkan data panitia, para ASN yang memasuki masa pensiun berasal dari berbagai jabatan, mulai dari pejabat struktural, pejabat fungsional hingga pelaksana, dengan masa pengabdian yang mencapai lebih dari empat dekade.
Bobby Maulana menyampaikan penghargaan kepada seluruh ASN yang telah menyelesaikan masa tugas dengan penuh integritas dan tanggung jawab. Menurutnya, berakhirnya masa dinas bukan berarti berakhir pula pengabdian kepada bangsa dan masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kota Sukabumi, saya mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan loyalitas yang telah diberikan selama bertahun-tahun. Semoga masa purna tugas menjadi awal pengabdian dalam bentuk yang berbeda, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat,” ujarnya.
Bobby juga menyampaikan bahwa terdapat ASN yang memilih mengakhiri masa tugas melalui pengunduran diri. Ia menilai keputusan tersebut merupakan bagian dari perjalanan karier yang tetap layak mendapatkan penghormatan dan apresiasi.
Pada kesempatan itu, Bobby mengajak para ASN yang masih aktif untuk mempersiapkan diri menghadapi berbagai perubahan yang akan terjadi di Kota Sukabumi. Menurutnya, pembangunan infrastruktur, meningkatnya investasi, serta hadirnya akses jalan tol akan membawa dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan mobilitas masyarakat.
Ia menilai perubahan tersebut menjadi momentum bagi seluruh aparatur untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus membangun budaya kerja yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Kota Sukabumi sedang bergerak menuju fase pembangunan yang baru. Dengan semakin terbukanya akses dan meningkatnya investasi, kita harus mampu memberikan pelayanan yang semakin profesional agar masyarakat maupun investor merasa nyaman,” kata Bobby.
Di sisi lain, ia mengingatkan bahwa pemerintah daerah masih dihadapkan pada tantangan efisiensi anggaran. Karena itu, seluruh perangkat daerah dituntut mampu memanfaatkan sumber daya yang tersedia secara optimal tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Menurut Bobby, efisiensi harus dipahami sebagai upaya meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran sehingga setiap program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Selain itu, ia menekankan pentingnya memperkuat kemandirian fiskal melalui peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dengan kemampuan keuangan yang semakin baik, pemerintah akan memiliki ruang yang lebih luas untuk melaksanakan berbagai program pembangunan secara berkelanjutan.
Dalam arahannya, Bobby juga menyoroti pesatnya perkembangan teknologi digital yang telah mengubah berbagai aspek kehidupan. Ia mengingatkan agar masyarakat, khususnya para orang tua, lebih bijak dalam mendampingi anak-anak menggunakan perangkat digital dan media sosial.
“Teknologi membawa banyak manfaat, tetapi juga memiliki risiko apabila tidak digunakan secara bijaksana. Pendampingan dari keluarga menjadi sangat penting agar anak-anak mampu memanfaatkan teknologi secara positif,” tuturnya.
Mengakhiri sambutannya, Bobby berpesan kepada para ASN yang telah memasuki masa pensiun agar tetap menjaga kesehatan, aktif berkegiatan, dan terus memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat.
“Usia boleh bertambah, tetapi semangat untuk berkarya tidak boleh berhenti. Tetaplah menjaga kesehatan, terus beraktivitas, dan menjadi teladan di lingkungan masing-masing. Terima kasih atas seluruh pengabdian yang telah diberikan untuk Kota Sukabumi,” pungkasnya.***(RAF)
Editor : Aab Abdul Malik
