26.7 C
Jakarta
Sabtu, Juni 13, 2026

Latest Posts

Transformasi Wakaf Jadi Solusi Ekonomi Inklusif, Kota Sukabumi Dorong Skema Qordul Hasan untuk UMKM

Wartain.com || Wakaf tidak lagi semata identik dengan pembangunan masjid atau pemakaman. Di Kota Sukabumi, wakaf kini berevolusi menjadi instrumen ekonomi modern yang menjangkau pelaku usaha kecil dan mendukung kelompok rentan. Hal ini tercermin dalam kegiatan “Sosialisasi Wakaf dan Penyaluran Manfaat Qordul Hasan” yang digelar oleh Lembaga Wakaf Do’a Bangsa, Sabtu (19/7/2025), di Kecamatan Cikole.

Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, yang hadir langsung dalam acara tersebut, menyebut skema wakaf produktif seperti Qordul Hasan sebagai bentuk baru dari inovasi sosial berbasis nilai keagamaan. Program ini memungkinkan pelaku usaha ultra mikro mengakses modal kerja tanpa bunga dan tanpa beban administratif, mulai dari Rp250.000.

“Ini adalah pendekatan ekonomi yang inklusif dan berbasis kepercayaan. Wakaf tidak hanya disalurkan, tetapi diberdayakan, agar umat dapat tumbuh secara mandiri,” kata Ayep Zaki.

Skema Qordul Hasan menjangkau pelaku usaha yang umumnya luput dari sistem perbankan konvensional. Pinjaman yang diberikan tidak mengandung riba, tidak ada potongan, serta tidak membebani penerima. Lebih dari 120 pelaku ultra mikro di Sukabumi telah menjadi penerima manfaat.

Program ini tak hanya mengedepankan aspek finansial, tetapi juga pendampingan usaha. Wakaf dikelola secara profesional melalui obligasi syariah, memastikan keberlanjutan dan perlindungan atas dana pokok. Hanya 10% dari total dana yang dialokasikan untuk biaya operasional.

Lebih menariknya, pendekatan ini dirancang inklusif lintas agama. “Manfaat wakaf ini tidak eksklusif. Baik muslim maupun non-muslim, semuanya bisa mengakses program ini jika memenuhi kriteria. Ini adalah semangat kemanusiaan dan keadilan sosial,” ujar Wali Kota.

Pemerintah Kota Sukabumi sendiri telah menetapkan program wakaf produktif ini sebagai bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) lima tahun ke depan. Dengan begitu, skema semacam ini akan menjadi bagian dari kebijakan publik yang berkelanjutan.

Tak hanya fokus pada pelaku usaha, acara ini juga disertai dengan penyaluran santunan kepada anak-anak yatim, serta edukasi langsung mengenai tata cara wakaf. Wali Kota bahkan terlibat dalam sesi praktik berwakaf sebagai bentuk edukasi simbolik.

Acara ini memperlihatkan kolaborasi kuat antara pemerintah, masyarakat sipil, dan lembaga keagamaan dalam membangun model ekonomi yang berakar pada nilai spiritual namun tetap adaptif dengan kebutuhan zaman. Wakaf, dalam bingkai ini, tampil bukan sebagai simbol, melainkan solusi.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.