26.7 C
Jakarta
Sabtu, April 11, 2026

Latest Posts

Tukang Parkir di Sukabumi Dibacok Gerombolan Bermotor, Lima Orang Terluka Diduga Dipicu Sengketa Lahan Parkir

Wartain.com || Peristiwa kekerasan terjadi di area parkir sebuah minimarket di Jalan RE Martadinata, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi. Sejumlah tukang parkir menjadi korban serangan sekelompok orang bersenjata tajam pada Senin (9/3/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.

Salah seorang keluarga korban yang juga bekerja sebagai juru parkir, FR (40), menuturkan bahwa saat kejadian dirinya sempat pulang sebentar untuk mengantarkan makanan kepada keluarganya. Namun tidak lama kemudian ia menerima kabar mengejutkan bahwa beberapa rekannya menjadi korban pembacokan.

Ketika kembali ke lokasi parkir, ia mendapati sejumlah rekannya yang sebelumnya sedang berjaga maupun sekadar berkumpul di sekitar lokasi sudah dalam kondisi terluka dan berlumuran darah.

“Saya sempat pulang dulu, tapi tiba-tiba dapat kabar anak-anak di sini pada terluka. Mereka lagi nongkrong dan markir, tiba-tiba diserang. Ada yang bawa celurit, ada juga yang bawa samurai. Anak-anak di sini tidak tahu masalahnya apa, tapi langsung dibacok sampai ada yang harus dijahit,” ujar FR saat ditemui di lokasi kejadian, Rabu (11/3/2026).

Menurut FR, jumlah pelaku diduga cukup banyak dan datang menggunakan sepeda motor. Para korban yang ketakutan tidak sempat memperhatikan secara jelas identitas para penyerang. Usai melakukan penyerangan, kelompok tersebut langsung meninggalkan lokasi.

Dalam insiden itu, lima orang mengalami luka-luka. Mereka masing-masing berinisial FF yang merupakan kakak kandung FR, HF yang juga adiknya, serta AH, OG, dan KK. Sebagian korban merupakan tukang parkir, sementara lainnya warga yang sedang berada di sekitar lokasi.

“Pelakunya banyak, anak-anak juga pada takut jadi tidak terlalu lihat jelas. Yang kelihatan ada yang bawa celurit dan samurai panjang. Setelah itu mereka langsung kabur naik motor,” ungkapnya.

Para korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Secapa untuk mendapatkan penanganan medis. Setelah menjalani perawatan, peristiwa tersebut dilaporkan ke Polres Sukabumi Kota.

Menurut FR, luka paling serius dialami oleh kakak dan adiknya yang mengalami luka di bagian kepala. Kakaknya harus menjalani penjahitan hingga 18 jahitan, sementara adiknya mengalami luka lebih parah sehingga hingga kini masih menjalani pemulihan di rumah.

“Yang paling parah kakak sama adik saya, lukanya di kepala. Kakak saya sampai 18 jahitan, kalau adik saya lebih parah dan sekarang masih di rumah, belum bisa beraktivitas,” katanya.

FR menduga insiden tersebut berkaitan dengan persoalan pengelolaan lahan parkir yang sebelumnya sempat menimbulkan perselisihan. Meski menurutnya masalah tersebut sudah diselesaikan, ia menduga ada pihak lain yang memprovokasi sehingga memicu penyerangan.

“Sebenarnya soal parkiran sudah selesai. Tapi sepertinya ada pihak lain yang mengadu domba. Katanya anak-anak parkiran sini menyerang duluan sampai ada korban dua orang, padahal itu tidak benar,” jelasnya.

Salah satu orang yang diduga terlibat dalam penyerangan disebut berinisial IY dan diketahui oleh korban.

Sementara itu, Plt Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, IPDA Ade Ruli, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait peristiwa penganiayaan menggunakan senjata tajam di Jalan RE Martadinata tersebut.

“Kami menerima laporan pada Senin malam sekitar pukul 20.00 WIB terkait dugaan tindak pidana penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam yang terjadi di Jalan R.E. Martadinata, Kota Sukabumi,” ujarnya.

Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi serta melakukan upaya pengejaran terhadap para terduga pelaku yang terlibat dalam insiden tersebut.

“Kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Kami sedang mengumpulkan keterangan dari para saksi dan melakukan langkah-langkah untuk mengungkap pihak-pihak yang terlibat,” pungkasnya.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.