Wartain.com – Perjuangan wakil Indonesia di Japan Open 2026 berbuah manis. Sebagian besar wakil yang lolos ke babak 16 besar berhasil melangkah ke perempat final.
Turnamen level BWF World Tour Super 750 itu berlangsung di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Kamis (16/7/2026).
Indonesia awalnya meloloskan 6 wakil ke babak 16 besar. Satu nama sudah lebih dulu mengamankan tiket 8 besar tanpa bertanding.
Ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari melenggang otomatis ke perempat final setelah lawan mereka, Liu Sheng Shu/Tan Ning, memutuskan mundur akibat cedera. Ana/Tias pun lolos tanpa harus memeras keringat.
Disusul kemudian oleh Alwi Farhan dari sektor tunggal putra. Pebulu tangkis 21 tahun itu sukses membalas dendam atas Alex Lanier.
Dalam laga rubber game yang berlangsung sengit, Alwi menang dengan skor 9-21, 21-14, 21-16. Kemenangan ini menjadi pembalasan Alwi setelah tumbang dari Lanier di semifinal Singapore Open 2026 lalu.
Dengan hasil ini, Indonesia memastikan tambahan 2 wakil di babak perempat final Japan Open 2026. Perjuangan wakil Merah Putih lainnya masih dinantikan untuk menyusul Ana/Tias dan Alwi.
Japan Open 2026 menjadi ajang penting bagi Indonesia untuk menambah poin menuju Olimpiade dan mempertahankan tradisi juara di turnamen level Super 750.
Sayangnya, kemenangan Alwi tak lantas menular ke koleganya, Mohammad Zaki Ubaidillah, yang harus mengakui keunggulan Anders Antonsen.
Sementara itu, Ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri juga mampu mengunci kelolosan ke perempat final Japan Open 2026. Mereka menekuk pasangan kembar asal Taiwan, Lee Fang-Chih/Lee Fang-Jen. Fajar/Fikri tampil dominan hampir sepanjang laga. Permainan mereka relatif bersih, minim kesalahan sendiri, sehingga bisa menang 21-14, 21-14.
Satu lagi wakil Indonesia yang juga meraih kemenangan yaitu Putri Kusuma Wardani. Dia mengandaskan Huang Yu-Hsun asal Taiwan dan merebut tiket perempat final Japan Open 2026.
Sayangnya, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani terhenti di babak 16 besar dikalahkan Ben Lane/Sean Vendy asal Inggris.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Dul)
