Wartain.com || Keputusan PTUN Bandung yang mengabulkan gugatan Perkumpulan Lyceum Kristen (PLK) atas sengketa lahan SMA Negeri 1 Bandung terus menuai reaksi keras. Di tengah kekhawatiran nasib 1.165 siswa yang terancam kehilangan tempat belajar, sekretaris Forum Parlemen Jabar 2009 – 2014. Ujang Fahpulwaton dan juga Mantan Anggota DPRD Jawa Barat periode 2009–2014 dari partai Hanura turut angkat suara.
Ujang Fahpulwathon, salah satu sekretaris forum, menilai Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak boleh tinggal diam. Ia secara khusus menyindir Gubernur Jabar, Kang Dedi Mulyadi, agar lebih fokus pada persoalan fundamental yang menjadi tanggung jawabnya bukan hanya terus-terusan melakukan gimik politik.
“Jangan sibuk membereskan persoalan yang jauh, sementara masalah yang ada di depan mata justru diabaikan. Ini menyangkut masa depan ribuan anak-anak kita. Gubernur harus turun langsung dan menunjukkan keberpihakan pada pendidikan publik,” tegas Ujang Rabu 30/4/2025
Menurutnya, sengketa ini bukan sekadar urusan aset, melainkan menyangkut hak dasar warga negara atas pendidikan. Ia meminta Pemprov Jabar segera mengambil langkah hukum dan administratif untuk mempertahankan eksistensi SMAN 1 Bandung.
“Kita butuh pemimpin yang peka dan cepat tanggap. Bukan yang hanya tampil di isu-isu populer, tapi abai pada kebutuhan nyata masyarakat,” tambahnya.
Dijelaskan lebih jauh oleh H. Ujang Fahpulwathon bahwa Forum Mantan Dewan menyatakan siap mengawal persoalan ini agar dunia pendidikan khususnya di jawa Barat tidak dikorbankan oleh adanya tarik menarik kepentingan.***
Foto : Istimewa
Editor : Aab Abdul Malik
(Dul)
