26.7 C
Jakarta
Sabtu, April 25, 2026

Latest Posts

Soal Polemik KJA, Tokoh Pemekaran Pangandaran Eka Santosa Minta Semua Pihak untuk Saling Menghormati

Wartain.com || Tokoh Penggagas Pemekaran Kabupaten Pangandaran Eka Santosa meminta semua pihak untuk saling menghormati. Hal ini terkait komentar Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti terhadap dosen Universitas Padjadjaran (Unpad) dengan tudingan bodoh.

Selain itu, menurut Eka, cara Susi Pudjiastuti yang melakukan video call kepada Gubernur Jabar Dedi Mulyadi sebelum walk out dari rapat dialog penolakan keramba jaring apung (KJA) di Pantai Timur Pangandaran sangatlah keliru.

“Terkait fenomena apa yang dilakukan Ibu Susi itu saya mengusap dada. Bu Susi itu sangat dekat dengan saya bahkan saya sudah menganggap sebagai adik sendiri. Saya kira dalam budaya sunda kita harus silih asah asih dan asuh,” tutur Eka.

“Apa yang dilakukan Unpad itu merupakan hasil dari riset dan pemikiran panjang. Sehingga tidak mungkin dosen Unpad keliru dalam menyikapi kehadiran Keramba Jaring Apung di Pangandaran. Jadi saling menghormatilah,” ucap Mantan pimpinan Komisi II DPR RI ini di Pasir Impun, Bandung, Selasa 19 Agustus 2025.

Eka menambahkan, sebagai mantan menteri pihaknya sangat menghormati pemikiran Susi terkait lobster. Begitu juga Unpad, yang memang hadir di Pangandaran juga merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat.

“Kehadiran Unpad disitu dalam upaya melakukan riset penelitian untuk membawa Pangandaran semakin maju. Jadi, Saya kira sangat disayangkan jika riset penelitian Unpad terganggu oleh asumsi penilaian yang ternyata belum tentu kebenarannya,” ujarnya.

Selain itu, Eka menyoroti pernyataan Gubernur Dedi Mulyadi yang tiba-tiba setuju dengan sikap Susi yang menolak kehadiran Keramba Jaring Apung di Pangandaran. Padahal, kata Eka, Dedi Mulyadi merupakan sosok yang menyebut Pangandaran sebagai Kabupaten setengah sekarat.

“Dedi Mulyadi ini selalu menyindir bahwa kehadiran Pangandaran merupakan pemekaran yang dipaksakan sehingga disebut sebagai Kabupaten setengah sekarat. Tapi sekarang tiba-tiba hadir untuk mendukung gerakan di Pangandaran.”

“Tentunya saya sangat tergugah dengan pernyataan yang telah menyinggung perasaan masyarakat Pangandaran. Karena saya juga ikut memperjuangkan pemekaran Pangandaran saat menjadi salah satu pimpinan di Komisi II DPR RI,” ujar Eka menambahkan.

Untuk itu, Eka berharap agar Susi dan Dedi Mulyadi menghargai keputusan dan hasil riset tentang KJA. Sebab, kehadiran riset KJA tentunya bisa bermuara kepada pendapatan masyarakat Pangandaran.

“Potensi pengembangan Lobster ini luas biasa. Dengan adanya riset Unpad maka tidak perlu menjual benur ke Vietnam. Masyarakat bisa dilibatkan dalam pengembangannya,” ujarnya. ***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.