Wartain.com || Seorang juru parkir kafe di Sukabumi bernama Asep Rusli (56) meninggal dunia setelah ditemukan dalam kondisi kritis dengan sejumlah luka di tubuhnya. Korban sebelumnya sempat dilarikan ke RSUD R. Syamsudin SH Kota Sukabumi, namun nyawanya tak tertolong.
Ketua Tim Penanganan Keluhan sekaligus Humas RSUD R. Syamsudin SH, dr. Irfanugraha Triputra, menjelaskan bahwa saat tiba di rumah sakit kondisi korban sudah sangat lemah.
“Pasien datang dalam keadaan tidak sadar, nadi dan pernapasan sudah tidak ada. Hasil rekam jantung juga menunjukkan irama tidak teratur. Kami sempat melakukan resusitasi jantung paru, tetapi tidak ada respons. Sekitar pukul 06.16 WIB korban dinyatakan meninggal dunia,” ujar Irfan, Kamis (4/9/2025).
Hasil pemeriksaan luar atau visum menunjukkan adanya banyak luka pada tubuh Asep, terutama di bagian kepala. Luka lebam besar ditemukan di sekitar mata kanan, sementara darah keluar dari telinga. Selain itu, dahi dan kepala korban terdapat luka lecet, bagian dada dan lutut juga mengalami lecet. Bahkan, tulang klavikula (trafikula) korban patah.
“Dari luka yang ada, tidak ditemukan indikasi terkena benda tajam, lebih mengarah pada benturan benda tumpul. Adanya perdarahan di telinga menguatkan dugaan adanya cedera serius di dasar otak,” jelas Irfan.
Meski begitu, pihak rumah sakit hanya melakukan visum luar sesuai permintaan kepolisian dan keluarga, tanpa autopsi. Irfan menduga pendarahan di kepala menjadi penyebab utama kematian korban.
Sebelumnya, Asep ditemukan warga dalam keadaan tak berdaya di dalam selokan dekat rumahnya di Kampung Selabintana Kulon, Desa Sudajayagirang, Kecamatan Sukabumi. Pihak keluarga sempat mencarinya karena tidak kunjung pulang hingga dini hari. Tak lama setelah dibawa ke rumah sakit, korban meninggal dunia.
Hingga kini, Polres Sukabumi masih menyelidiki penyebab pasti kematian Asep yang dinilai tidak wajar tersebut.***(RAF)
Editor : Aab Abdul Malik
