Wartain.com || Di dapur MBG SPPG Warungkiara 2, Kabupaten Sukabumi, setiap aroma masakan yang mengepul menyimpan cerita tentang perjuangan, keikhlasan, dan keberkahan. Di balik kesibukan dapur, ada dua sosok relawan yang kisahnya memberi pelajaran berharga tentang arti kerja keras dan doa.
1. Kisah Ilham – Relawan Divisi OmprengÂ
Setiap siang, tepat pukul 13.00 WIB Ilham sudah bersiap di dapur. Tugasnya di divisi Ompreng tidaklah mudah dimulai dari mencuci ratusan ompreng hingga wadah makanan yang setiap hari digunakan untuk distribusi. Dari siang hingga malam, Ilham bergelut dengan air, sabun, dan tumpukan peralatan dapur.
Pekerjaan ini melelahkan. Tangan harus berjam-jam terendam air, berdiri lama tanpa jeda, namun Ilham tetap menjalaninya dengan senyuman. Baginya, bekerja sebagai relawan dapur MBG SPPG Warungkiara 2 adalah cara kecil memberi manfaat bagi banyak orang.
Dulu, untuk berangkat dan pulang, Ilham harus meminjam motor teman atau bahkan berjalan kaki. Namun berkat kegigihannya, doa yang tak pernah putus, serta keberkahan dari setiap tetes keringat, kini Ilham bisa membeli motor sendiri.
Motor itu bukan sekadar alat transportasi. Bagi Ilham, motor adalah simbol perjuangan dan bukti bahwa kerja keras serta ketulusan akan selalu menemukan jalannya.
2. Kisah Ibu Yayan – Relawan Divisi Persiapan
Berbeda dengan Ilham, Ibu Yayan merupakan relawan divisi persiapan. Setiap hari, beliau masuk pukul 03.00 WIB. Saat sebagian orang masih terlelap, Ibu Yayan sibuk membersihkan bahan makanan, memotong sayuran, menyiapkan bumbu, dan memastikan semua rapi sebelum proses memasak dimulai.
Pekerjaan ini tidak ringan. Bangun dini hari setiap hari tentu butuh tenaga ekstra. Namun, Ibu Yayan menjalaninya dengan penuh keikhlasan. Senyum dan semangatnya selalu menjadi energi positif bagi relawan lainnya.
Dulu, peralatan rumah tangga di rumahnya sangat sederhana dari kasur yang tipis, lemari yang kecil, dan peralatan dapur seadanya. Kini, berkat ketekunan dan keberkahan dari pengabdiannya di dapur SPPG, Ibu Yayan bisa membeli kasur baru, lemari, serta perlengkapan rumah tangga lainnya.
Dari dapur MBG SPPG Warungkiara 2, kisah Ilham dan Ibu Yayan menjadi bukti nyata bahwa setiap tetes keringat relawan dapur MBG SPPG tidak pernah sia-sia. Dapur ini bukan hanya tempat bekerja, tetapi juga tempat berbagi, belajar arti kebersamaan, dan menemukan keberkahan dalam setiap pekerjaan.
Mungkin di dapur MBG lainnya, ada kisah Ilham dan Ibu Yayan yang menginspirasi kehidupan bagi sebagian orang.***
Foto : Istimewa
Editor : Aab Abdul Malik
(Dul)
