Wartain.com || Pondok Pesantren (Ponpes) Nizhomul Muta’limin, yang berlokasi di Kampung Sordog, Desa Cihanjawar, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, kini menghadapi tantangan dalam pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan.
Dari informasi yang di himpun, Ponpes tersebut berdiri sejak tahun 2010 dengan nama Majlis Nurul Fatah yang didirikan Ustadz Ace Ahmad Daelami, yang memulai pengajian dirumah pribadinya.
Seiring berjalannya waktu, tahun 2019 majlis tersebut diganti nama menjadi Ponpes Nizhomul Muta’alimin serta telah mendapatkan izin operasional resmi dari kementerian agama. Dengan bertambahnya santri, ruang mengaji terus diperluas menggunakan dana swadaya dari para wali santri.
“Sekitar 90 santri yang dibagi ke dalam tiga jenjang kelas yaitu Kelas Ula (SD) Belajar doa-doa dan Iqro, Kelas Ulya (SMP) Belajar Al-Qur’an dan Tajwid, Dan Kelas Wustho (SMA) Belajar Kitab Kuning,” ujar Ustadz Ace kepada wartain.com, Kamis ( 06/09/2025).
“Ponpes inipun mengajarkan berbagai ilmu agama; termasuk ilmu tajwid, ilmu qiraat, ilmu fiqih, ilmu tauhid, dan ilmu tasawuf. Proses belajar mengajar dibantu oleh enam orang pengajar,” tambahnya.
Ustadz Ace mengungkapkan harapannya agar pemerintah dapat memberikan perhatian lebih kepada pendidikan pesantren yang berada di pelosok desa. Ia secara khusus memohon adanya gaji bagi para guru ngaji dan bantuan untuk sarana dan prasarana, mengingat pesantren ini belum pernah menerima bantuan dana dari pemerintah.***
Foto : PPL STAI Almasthuriyah
Editor : Aab Abdul Malik
(PPL STAI Al Masthuriyah)
