26.7 C
Jakarta
Rabu, Juni 17, 2026

Latest Posts

Korban Penyiraman Air Keras di Sukabumi Berjuang Pulih, Hadapi Luka Permanen dan Biaya Operasi Tinggi

Wartain.com || Luka akibat penyiraman air keras yang dialami YA, seorang ibu tunggal asal Sukabumi, masih menyisakan penderitaan panjang. Meski rasa sakit mulai berkurang, kerusakan permanen di bagian wajah membuatnya harus menjalani operasi besar dengan biaya yang tidak sedikit.

Iing (54), paman korban, menyebut keponakannya itu kini harus berjuang di dua sisi: memulihkan kondisi fisiknya sekaligus tetap bekerja demi menghidupi anak satu-satunya.

“Kalau sakitnya sudah hilang, tapi cacatnya permanen. Anaknya pun minder karena kepalanya ada bekas pitak di belakang. Untuk ibunya, napas terganggu dan bibirnya sobek, jadi perlu operasi lagi,” ungkapnya usai menghadiri sidang kasus tersebut di PN Kota Sukabumi, Rabu (1/10/2025).

Meski wajahnya rusak akibat serangan, YA masih berusaha tegar. Ia kembali bekerja meski dengan keterbatasan. Namun, tantangan terbesar kini terletak pada biaya perawatan.

Operasi hidung sebelumnya sudah menelan hampir Rp20 juta, sementara rencana tindakan lanjutan bahkan bisa memerlukan biaya hingga puluhan juta rupiah lagi jika dilakukan di luar negeri.

“Dari mana (biaya) gitu. Dia kan single parent, rumah saja masih cicilan. Mungkin nanti lewat pengacara akan ada tuntutan perdata,” kata Iing.

Sementara itu, sidang perdana terhadap dua terdakwa, Yuri dan Hari, telah digelar. Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendakwa keduanya dengan pasal berlapis, termasuk penganiayaan berencana dan perlindungan anak. Kuasa hukum korban, Dasep Rahman Hakim, menilai langkah jaksa sudah maksimal dan cukup protektif.

Namun, keluarga korban mengaku kecewa lantaran belum ada itikad baik dari pihak terdakwa untuk membantu meringankan biaya pengobatan. “Tidak ada sedikit pun bantuan dari keluarga terdakwa,” tegas Dasep.

Di tengah perjuangan itu, keluarga tetap bersyukur karena Pemkot Sukabumi melalui dinas sosial memberikan pendampingan serta bantuan awal. Sidang lanjutan kasus ini dijadwalkan berlangsung pekan depan dengan agenda pemeriksaan saksi, termasuk korban.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.