26.7 C
Jakarta
Selasa, Juni 9, 2026

Latest Posts

Wali Kota Sukabumi Dorong Koperasi Jadi Pilar Kemandirian Ekonomi Daerah

Wartain.com || Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menegaskan pentingnya mengembalikan peran koperasi sebagai kekuatan utama dalam membangun ekonomi rakyat yang mandiri dan berkeadilan. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Musyawarah Wilayah (Muswil) Dewan Koperasi Wilayah (Dekopinwil) Jawa Barat Tahun 2025 yang digelar di Aula Gemah Ripah (Aula Barat) Gedung Sate, Bandung, Senin (20/10/2025).

Acara tersebut turut dihadiri oleh Menteri Koperasi dan UKM RI, Ferry Juliantono; Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi; Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia; Forkopimda Jawa Barat; serta para kepala daerah dan pengurus Dekopinwil dan Dekopinda se-Jawa Barat.

Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti pentingnya menghidupkan kembali semangat ekonomi gotong royong sebagai dasar gerakan koperasi di Indonesia. Menurutnya, koperasi harus menjadi penyeimbang sistem ekonomi yang selama ini cenderung berpihak pada kapitalisme.

“Koperasi harus menjadi benteng kemandirian ekonomi rakyat. Jangan sampai dikuasai oleh kepentingan politik atau modal besar yang justru menjauh dari semangat kekeluargaan,” tegasnya.

Sementara itu, Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono menegaskan bahwa pemerintah pusat tengah berupaya memperkuat posisi koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional. Salah satunya melalui kebijakan yang memberi ruang bagi koperasi untuk mengelola potensi sumber daya alam secara langsung.

“Koperasi kini diberi kesempatan untuk mengelola tambang mineral hingga 2.500 hektare dan kebun sawit. Selain itu, pemerintah juga mendorong pembentukan Koperasi Merah Putih di 80 ribu desa dan kelurahan agar masyarakat desa tidak lagi bergantung pada tengkulak atau rentenir,” jelas Ferry.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menyampaikan bahwa momentum Muswil Dekopinwil Jabar 2025 harus menjadi titik balik bagi kebangkitan koperasi di tingkat lokal.

“Koperasi bukan sekadar lembaga ekonomi, tetapi wadah pemberdayaan masyarakat yang mampu membangun solidaritas sosial dan memperkuat kemandirian ekonomi daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, koperasi di masa kini perlu dikelola secara profesional agar mampu bersaing di tengah dinamika ekonomi modern.

“Kita ingin koperasi di Jawa Barat tumbuh layaknya perusahaan swasta yang kuat, namun tetap berpijak pada nilai kebersamaan dan keadilan sosial. Inilah yang membedakan koperasi dari model ekonomi lain,” tutur Ayep Zaki.

Lebih lanjut, ia berharap hasil Muswil Dekopinwil kali ini dapat melahirkan langkah konkret dalam memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan gerakan koperasi.

“Pasca pandemi, kita dihadapkan pada tantangan global yang menuntut inovasi dan kemandirian. Koperasi bisa menjadi jawaban untuk membangkitkan ekonomi daerah melalui partisipasi masyarakat yang inklusif,” pungkasnya.

Muswil Dekopinwil Jawa Barat 2025 ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan gerakan koperasi yang adaptif, berdaya saing, dan berakar pada semangat gotong royong demi terwujudnya kesejahteraan bersama.*** (RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.