Wartain.com || Unit Reskrim Polsek Sukalarang, Polres Sukabumi Kota, berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi di wilayah Kecamatan Sukalarang. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial AS (32), warga Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur.
Kasus ini terungkap setelah polisi menerima laporan dari korban berinisial AS (32) pada Selasa (9/9/2025). Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Reskrim langsung melakukan penyelidikan secara intensif hingga akhirnya berhasil mengidentifikasi dan mengamankan terduga pelaku pada Kamis (25/12/2025).
Peristiwa pencurian diketahui terjadi di rumah korban yang berada di Kampung Pagadungan, Desa Sukamaju, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, sekitar pukul 02.30 WIB. Pelaku diduga masuk ke dalam rumah dengan cara mencongkel jendela, kemudian mengambil sejumlah barang berharga milik korban.
Barang-barang yang dilaporkan hilang di antaranya dua unit sepeda motor, tiga unit telepon genggam, uang tunai sebesar Rp5 juta, sejumlah perhiasan emas lengkap dengan suratnya, serta satu unit helm.
Kapolsek Sukalarang, Iptu Rahmat Mulyadi, membenarkan pengungkapan kasus tersebut. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja cepat dan maksimal anggota di lapangan.
“Setelah menerima laporan dari korban, anggota langsung melakukan penyelidikan secara intensif hingga akhirnya berhasil mengungkap kasus ini dan mengamankan terduga pelaku,” ujar Iptu Rahmat Mulyadi, Sabtu (27/12/2025).
Saat ini, terduga pelaku telah diamankan di Mapolsek Sukalarang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami kemungkinan keterlibatan pelaku dalam kasus serupa lainnya.
“Atas perbuatannya, terduga pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman penjara paling lama tujuh tahun,” tegasnya.
Kapolsek mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi tindak kriminal dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengalami atau mengetahui kejadian mencurigakan di lingkungan sekitar.*** (RAF)
Editor : Aab Abdul Malik
