26.7 C
Jakarta
Senin, Juli 27, 2026

Latest Posts

Di Antara Abu Kebakaran Kampung Adat Cipta Mulya, Ada Padi yang Diselamatkan

Wartain.com – Asap sudah padam. Yang tersisa hanya arang dan bau gosong di Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi. Tapi di antara reruntuhan itu, warga menemukan sesuatu yang masih bisa dihidupkan: sebuah harapan ketahanan pangan.

Minggu pagi 26 Juli 2026, puluhan warga turun ke Leuit Si Jimat yang terbakar. Bukan untuk meratapi, tapi untuk menyelamatkan. Satu per satu pocong padi diangkat, dibersihkan, dipisahkan mana yang masih layak.

Leuit itu bukan bangunan biasa. Di dekat Imah Gede tempat Abah Hendrik tinggal, leuit adalah jantung cadangan pangan adat. Di sinilah hasil panen disimpan untuk 1 tahun ke depan.

“Yang kebakar banyak. Tapi Alhamdulillah masih ada yang selamat. Ribuan kayanya kalau dikumpulin,” kata Andri Firmansyah dari P2BK Cisolok sambil ikut memilah padi.

Padi yang selamat tak dibuang. Dipindahkan ke leuit warga lain yang aman, dan ke gedung PAUD untuk sementara. Tak ada yang terbuang.

Bagi Kasepuhan Ciptamulya, kehilangan leuit sama dengan kehilangan masa depan. Karena di dalamnya ada janji: bahwa besok masih ada nasi di meja.

Gotong royong ini bukan cuma soal padi. Ini soal cara mereka menjaga warisan 100 tahun lebih, di tengah musibah.

Di tengah abu, warga Ciptamulya memilih bergerak. Karena bagi mereka, selama masih ada padi, kehidupan harus terus berjalan.

“Hampir setiap keluarga punya leuit untuk cadangan pangan sehari-hari,” jelasnya.

Pemerintah kecamatan bersama warga kini fokus pada penanganan pascabencana. Penyelamatan cadangan pangan menjadi langkah awal agar masyarakat adat tetap bisa bertahan.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.