Wartain.com || Upaya pembinaan atlet usia dini terus digalakkan di Kota Sukabumi. Salah satunya melalui pelaksanaan ZIFFA Basketball Competition 2026 yang resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, di GOR Merdeka Kota Sukabumi, Kamis (15/1/2026).
Kompetisi bola basket ini mempertandingkan sejumlah kategori usia, mulai dari kelompok usia 10 tahun (free gender), 12 tahun putra dan putri, hingga 14 tahun putra dan putri. Ajang tersebut diikuti oleh atlet-atlet muda dari berbagai daerah, di antaranya Sukabumi, Cianjur, Bogor, dan Bandung.
Selain menjadi ajang kompetisi, ZIFFA Basketball Competition 2026 dirancang sebagai ruang pembinaan prestasi sekaligus pembentukan karakter generasi muda melalui olahraga. Nilai-nilai sportivitas, disiplin, kerja sama tim, dan semangat berkompetisi menjadi fokus utama dalam pelaksanaan kegiatan ini.
Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana menyampaikan apresiasinya kepada panitia dan seluruh pihak yang telah berkontribusi menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Menurutnya, kompetisi olahraga pada usia dini memiliki peran strategis dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga kuat secara mental dan karakter.
“Olahraga menjadi media pembelajaran yang sangat efektif. Anak-anak belajar disiplin, menghargai aturan, menghormati lawan, dan membangun rasa percaya diri. Ini adalah modal penting bagi masa depan mereka,” ujar Bobby Maulana.
Ia menekankan bahwa kemenangan bukan satu-satunya tujuan utama dalam kompetisi ini. Proses latihan, pengalaman bertanding, serta pembentukan sikap positif justru menjadi nilai yang lebih esensial bagi para atlet muda.
Dalam kesempatan tersebut, Bobby juga mengingatkan para peserta agar menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung, menghormati keputusan wasit, serta menjaga sikap saling menghargai antar sesama atlet.
Menariknya, ZIFFA Basketball Competition 2026 juga membawa pesan edukatif terkait kepedulian terhadap lingkungan. Pada seremoni pembukaan, dilakukan simbolisasi memasukkan sampah ke keranjang basket sebagai bentuk kampanye kebersihan dan kesadaran lingkungan sejak usia dini.
“Ini pesan sederhana tapi bermakna, bahwa atlet yang hebat juga harus memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya. Dukungan orang tua sangat penting untuk menanamkan kebiasaan hidup sehat dan disiplin,” katanya.
Lebih lanjut, Bobby Maulana menegaskan komitmen Pemerintah Kota Sukabumi untuk terus mendukung kegiatan olahraga yang bersifat produktif dan berkelanjutan, termasuk melalui penyediaan fasilitas serta kolaborasi dengan komunitas dan pihak swasta.
Ia juga mengungkapkan rencana ke depan untuk menggelar berbagai kejuaraan olahraga lainnya, termasuk Piala Wali Kota, sebagai bagian dari program pembinaan atlet muda di Kota Sukabumi.
“Meski dihadapkan pada tantangan pengurangan anggaran transfer dari pemerintah pusat, kami akan terus mencari terobosan dan kolaborasi agar pembinaan olahraga tetap berjalan,” ujarnya.
Dengan terselenggaranya ZIFFA Basketball Competition 2026, diharapkan lahir atlet-atlet basket muda berbakat yang mampu berprestasi dan membawa nama Kota Sukabumi di kancah yang lebih luas.*** (RAF)
Editor : Aab Abdul Malik
