Wartain.com || Timnas futsal Indonesia gagal mengukir sejarah meraih gelar juara Asia setelah harus puas sebagai runner up usai kalah dari Iran melalui adu penalti pada partai final AFC Futsal Asian Cup 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu (7/2/2026).
Laga puncak berlangsung sengit dan dramatis. Indonesia dan Iran saling jual beli serangan hingga waktu normal berakhir imbang 5-5, memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu dan akhirnya adu penalti.
Sebelum adu penalti, Indonesia unggul melalui gol Reza Gunawan (menit ke-7), Israr (8’, 9’, dan 48’), serta Samuel Eko (24’). Sementara Iran membalas lewat H. Tayebi (3’), M. Karimi (18’ dan 37’), gol bunuh diri Samuel Eko (23’), dan S. Ahmadabbasi (48’).
Pada babak adu penalti, Indonesia menurunkan enam penendang. Firman Ardiansyah, Rio Pangestu, Xavier, dan Ardiansyah Nur sukses mencetak gol, namun Dewa Rizky dan Israr gagal menjalankan tugasnya dari titik putih.
Di kubu Iran, hanya M. Yousef yang gagal mengeksekusi penalti, sedangkan Derakhshani, Ahmad Abbas, Salar, H. Tayebi, dan H. Sabzi berhasil mencetak gol sehingga membawa Iran unggul dalam adu penalti.
Kemenangan tersebut membuat Iran menambah koleksi gelar juara AFC Futsal Asian Cup menjadi 14 kali, memperkokoh status mereka sebagai negara tersukses di futsal Asia selama sejarah kompetisi ini berlangsung.
Hasil ini sekaligus menunda mimpi Indonesia meraih gelar juara Asia pertama, meski capaian runner up tetap menjadi prestasi tertinggi yang dicatat dalam sejarah futsal nasional.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Yosep)
