Wartain.com || Jajaran Polsek Sukaraja mengungkap motif di balik dugaan pencurian yang dilakukan seorang pria berinisial YI (37), warga Kecamatan Cibeureum. Ia diamankan setelah diduga melakukan aksi pencurian di rumah mantan majikannya yang berada di Perum Pesona Cibeureum Permai, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.
Kapolsek Sukaraja, Kompol Aguk Khusaini, menjelaskan bahwa faktor ekonomi menjadi alasan utama pelaku nekat melancarkan aksinya. Uang hasil pencurian disebut digunakan untuk kebutuhan pribadi dan mencukupi kebutuhan rumah tangganya.
“Motifnya karena tekanan ekonomi. Uang yang diambil dipakai untuk kepentingan pribadi, termasuk kebutuhan sehari-hari keluarga,” ungkap Kompol Aguk, Senin (2/3/2026).
YI sebelumnya kepergok bersembunyi di rumah korban pada Sabtu (28/2/2026). Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi menduga aksi tersebut bukan yang pertama kali dilakukan. Pelaku disebut-sebut telah berulang kali membobol rumah korban sejak Oktober 2025.
Saat itu, YI masih bekerja sebagai sopir lepasan keluarga korban. Akses dan pengetahuannya terhadap situasi rumah diduga dimanfaatkan untuk memuluskan aksi pencurian tanpa menimbulkan kecurigaan.
Dalam salah satu peristiwa, pelaku diduga mengambil uang sebesar 1.000 real yang tersimpan di dasbor mobil milik suami korban. Sementara pada aksi terakhir, Sabtu pagi sekitar pukul 10.00 WIB, YI diduga masuk ke dalam rumah menggunakan anak kunci yang sebelumnya diambil dari gantungan kunci mobil, lalu mengambil uang tunai Rp80 ribu dari laci kamar.
Akibat rentetan kejadian tersebut, korban ditaksir mengalami kerugian hingga Rp7 juta.
Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa uang tunai Rp80 ribu dan satu buah anak kunci pintu rumah. Saat ini, YI ditahan di Mapolsek Sukaraja guna menjalani proses hukum lebih lanjut.
Kapolsek juga mengklarifikasi informasi yang beredar luas di media sosial. Dalam video yang viral, pelaku tampak mengenakan jaket ojek online. Namun, polisi menegaskan bahwa YI bukanlah pengemudi ojek online.
“Yang bersangkutan bukan ojol. Ia hanya memakai jaket ojol saat kejadian,” tegasnya.
Penyidik kini masih melengkapi berkas administrasi, memeriksa sejumlah saksi, serta mendalami kemungkinan adanya barang bukti atau tindak pidana lain yang berkaitan dengan kasus tersebut. Kasus ini sempat menjadi perhatian publik setelah rekaman video dugaan pencurian beredar dan viral di media sosial.***(RAF)
Editor : Aab Abdul Malik
