26.7 C
Jakarta
Rabu, April 29, 2026

Latest Posts

Kisah Perjuangan Jael: Warga Gempol yang Kini Menatap Harapan Baru di Kampung Al-Barokah

Wartain.com || Bagi Jael (58), seorang warga asli Kampung Gempol, Desa Cikadu, Kecamatan Palabuhanratu, peristiwa pergeseran tanah yang terjadi pada Desember 2025 lalu masih membekas kuat dalam ingatannya. Malam itu, saat ia dan warga lainnya tengah terlelap, tanah secara tiba-tiba turun dan memaksa mereka berlari menyelamatkan diri tanpa sempat membawa harta benda.

“Rasanya tiba-tiba tanah turun saat sedang tidur. Kami langsung lari. Tidak ada korban saat itu, tapi trauma itu ada,” tutur Jael saat ditemui di lokasi, Minggu (5/4/2026).

Jael merupakan salah satu dari 85 Kepala Keluarga (KK) yang harus meninggalkan kediaman lamanya. Baginya, pembangunan hunian baru di Kampung Goong ini adalah jawaban atas doa dan kecemasannya selama berbulan-bulan. Meski rumah bantuan tersebut nantinya hanya berukuran 5×6 meter, Jael mengaku sangat bersyukur.

“Alhamdulillah senang sekali. Memang kalau bikin rumah sendiri biayanya lumayan, apalagi bagi kami yang terdampak bencana. Dengan adanya bantuan ini, setidaknya kami punya tempat yang lebih tenang,” ujarnya dengan nada penuh harap.

Di balik kesedihan banyak warga yang kehilangan rumah, Jael menaruh harapan besar pada kawasan relokasi yang akan dinamai Kampung Al-Barokah ini. Nama tersebut ia akui diambil dari nama masjid di Kampung Gempol yang hingga hari ini masih berdiri kokoh, menjadi saksi bisu tempat warga beribadah di tengah ancaman bencana yang sudah berulang kali menghantui desa tersebut.

Kini, Jael bersama 84 KK lainnya mulai menatap masa depan di lahan milik desa yang dibagi menjadi empat blok (A, B, C, dan D). Meski rumah-rumah tersebut berdiri di tanah desa dan tidak bisa menjadi hak milik pribadi, Jael merasa tenang karena pemerintah daerah dan pihak swasta telah bersinergi memberikan solusi terbaik.

Sementara itu, di lokasi asal di RW 07, masih ada sekitar 15 KK yang bertahan karena rumah mereka dinilai masih aman dari pergeseran tanah. Bagi Jael dan tetangganya yang lain, kepindahan ke Kampung Al-Barokah bukan hanya tentang berpindah tempat, melainkan langkah awal untuk memulihkan hidup pasca-bencana yang meluluhlantakkan ekonomi dan ketenangan warga.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.