26.7 C
Jakarta
Sabtu, Mei 30, 2026

Latest Posts

Menkeu Purbaya Rayu Investor AS, Pastikan Strategi Fiskal Indonesia di Jalur yang Benar

Wartain.com || Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melakukan safari strategis dengan menemui sejumlah investor raksasa di New York dan Washington DC, Amerika Serikat. Pertemuan ini bertujuan untuk memaparkan makroekonomi serta arah kebijakan fiskal Indonesia guna menarik minat investasi asing ke tanah air.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Peninsula Hotel, New York, Senin (13/4/2026), Menkeu Purbaya menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen menjaga stabilitas ekonomi nasional. Ia memberikan klarifikasi langsung terkait berbagai isu atau ‘noise’ yang sempat meragukan ketahanan fiskal Indonesia.

“Pada dasarnya kita jelaskan kondisi ekonomi dan strategi fiskal kita ke depan, jadi mereka yakin bahwa gerakan atau kebijakan fiskal kita sudah pada arah yang benar,” ujar Menkeu Purbaya.

Menurutnya, para investor pada dasarnya memiliki kepercayaan tinggi terhadap kebijakan makro Indonesia, namun memerlukan kepastian mengenai iklim investasi terkini. “Mereka berniat melakukan investasi di Indonesia. Jadi beberapa penjelasan diberikan ke mereka untuk memastikan keraguan mereka terhadap Indonesia bisa di clear-kan,” tuturnya.

Purbaya juga menepis kekhawatiran mengenai masalah fiskal yang sempat berhembus di pasar global. Ia meyakinkan para pemegang modal bahwa strategi yang diambil pemerintah telah melalui perhitungan matang yang sesuai dengan prinsip ekonomi universal.

“Jadi mereka (investor) nggak ragu, cuma mereka dengar ada noise bahwa fiskal kita bermasalah, mereka memastikan bahwa itu tidak benar. Kita jelaskan kebijakan fundamental kita seperti apa dan karena mereka orang pintar, mereka bisa menerima dengan sepenuh hati apa yang kita jelaskan sudah sesuai dengan teori-teori ekonomi,” tambah Purbaya.

Di sisi lain, para investor AS memberikan masukan agar pemerintah Indonesia terus memperkuat komunikasi publik. Mereka menilai fondasi ekonomi Indonesia sudah sangat solid, namun seringkali mendapat penilaian yang prematur dari lembaga pemeringkat internasional.

“Soal kebijakan fiskal mereka sudah yakin bahwa kebijakan arahnya sudah benar, mereka beranggapan beberapa lembaga pemeringkat internasional terlalu cepat melakukan perubahan peringkat ke Indonesia, ya seperti pemberian outlook yang negatif, dimana perubahan tersebut dilakukan ketika data ekonomi terkini belum terlalu lengkap,” jelasnya.

Sebagai langkah konkret, Menkeu menekankan bahwa kunci utama untuk menjaga kepercayaan global adalah dengan mencapai target pertumbuhan ekonomi yang telah ditetapkan dalam APBN.

“Kita akan terus pastikan ekonomi tumbuh sesuai dengan target yang kita sebutkan. Kalau Indonesia bisa tumbuh 5,5 persen di triwulan I dan pada triwulan II tetap kuat, ini akan serta merta membuat mereka lebih yakin untuk memperbesar investasinya di Indonesia. Jadi kita fokus memastikan bahwa kebijakan kita benar, implementasinya kita sesuai dengan design yang kita buat,” pungkas Menkeu Purbaya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Sule)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.