26.7 C
Jakarta
Rabu, Mei 6, 2026

Latest Posts

SCG Bangun 4 Waste Station di Sukabumi, Kelola 11 Ton Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Wartain.com – SCG, melalui anak perusahaannya PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi, terus memperkuat komitmen pengelolaan lingkungan berkelanjutan di Kabupaten Sukabumi.

Produsen Semen SCG itu membangun 4 SCG Mentari Waste Station yang berlokasi di Desa Kebonmanggu, Wangunreja, dan Sukamaju. Perusahaan juga menyediakan 1 unit mobil pick-up operasional.

Untuk mendukung aktivitas pemilahan sampah di masyarakat, SCG mendistribusikan 5.000 karung ke warga. Selain itu, bak pengumpulan sampah organik dibangun di Desa Kebonmanggu dan Sirnaresmi.

Pengadaan fasilitas ini jadi wujud komitmen perusahaan menciptakan lingkungan bersih dan berkelanjutan. Tujuannya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendorong kesejahteraan dan kualitas kesehatan masyarakat.

Presiden Direktur PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi, Peramas Wajananawat, menegaskan langkah ini sejalan prinsip “Inclusive Green Growth”.

“Melalui SCG Mentari, kami ingin mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah sekaligus menciptakan sistem waste management berbasis komunitas yang berkelanjutan,” ujar Peramas, Rabu 06/05/2026.

SCG Mentari Waste Station dirancang untuk mengakomodasi seluruh tahapan pengelolaan sampah secara terpadu. Mulai dari pengumpulan, pemilahan, hingga pendistribusian ke pabrik PT Semen Jawa.

SCG Bangun 4 Waste Station di Sukabumi, Kelola 11 Ton Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif (Foto: Ist)

Sampah yang terkumpul nantinya diolah menjadi bahan bakar alternatif pengganti batu bara. Mobil pick-up diharapkan memperkuat efisiensi pengangkutan sampah agar operasional lebih optimal.

Distribusi 5.000 karung jadi dukungan membangun kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah. Bak sampah komunal di dua desa juga akan dikelola SCG Mentari Warrior secara berkelanjutan.

Selain jadi pusat pengelolaan, Waste Station ini difungsikan sebagai sarana edukasi publik berbasis seni. SCG berkolaborasi dengan seniman Sukabumi, Edwin Do, menghadirkan lukisan di area waste station.

Karya visual ceria itu mengubah persepsi ruang sampah jadi area inspiratif dan estetis. Lukisan merepresentasikan filosofi siklus hidup berkelanjutan, mengajak warga melihat sampah sebagai awal gaya hidup zero waste.

Ketua SCG Warrior Mentari, Hadi Permana, mengaku melihat langsung perubahan di masyarakat. “Warga kini lebih aktif memilah dan mengelola sampah. Kami bangga bisa jadi bagian dari perubahan ini,” katanya.

Sejak berjalan 2024, program SCG Mentari berhasil mengelola lebih dari 11 ton sampah, dengan rata-rata 2 ton per bulan. Program ini telah melibatkan lebih dari 1.000 warga dari lima desa di Sukabumi.***

Editor : Aab Abdul Malik

(SRM)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.