Wartain.com – Empat atlet tenis meja MDTA Babul Ulum, Desa Babakan Panjang, tampil jadi kampiun di ajang Pekan Olahraga dan Seni Santri Diniyah (Porsadin) ke-7 tingkat Kecamatan Nagrak. Partai final jadi milik Babul Ulum, yang digelar di Venue Tenis Meja MA Al-Qurthubiyyah Pawenang, Sabtu (2/5/2026).
Keempat atlet tersebut adalah Nadira (kelas V) dan Ashalina (kelas III) untuk kategori putri. Sementara kategori putra diwakili Nathan (kelas V) dan Yusup (kelas V). Semuanya sukses tembus partai puncak.
Fenomena langka terjadi di babak final. Baik putra maupun putri, partai puncak mempertemukan sesama atlet MDTA Babul Ulum. All Babul Ulum Final jadi bukti dominasi madrasah ini di cabor tenis meja.
Di final putri, Nadira berhadapan dengan adik kelasnya, Ashalina. Keduanya merupakan atlet terbaik Babul Ulum yang melaju mulus usai kandaskan lawan-lawannya di babak sebelumnya.
Berbekal jam terbang dan keunggulan usia, Nadira akhirnya menang 3-1 atas Ashalina. Kemenangan ini antar Nadira jadi wakil Kecamatan Nagrak di Porsadin tingkat Kabupaten Sukabumi yang digelar di Jampangkulon, 26 Mei 2026 mendatang.
Dominasi serupa terjadi di sektor putra. Nathan dan Yusup saling berhadapan di final. Duel panas sesama rekan satu madrasah itu dimenangkan Nathan dengan skor telak 3-0 atas Yusup.
Dengan hasil ini, MDTA Babul Ulum sapu bersih medali emas dan perak tenis meja putra-putri Porsadin ke-7 Nagrak. Nadira dan Nathan berhak melaju ke tingkat kabupaten membawa nama Kecamatan Nagrak.

Manajer Tenis Meja MDTA Babul Ulum, Misbah alias Dodok, mengaku tak kaget dengan hasil ini. Sejak seleksi internal, keempat nama itu memang yang terbaik dan konsisten di setiap latihan.
“Dari hasil seleksi lokal di MDTA Babul Ulum memang keempat atlet inilah yang terbaik. Makanya kami punya keyakinan mereka akan tembus ke babak final,” ungkap Dodok usai pertandingan.
Dodok menyebut tim pelatih fokus beri dukungan moral agar anak-anak tampil lepas. Targetnya bukan sekadar juara kecamatan, tapi bisa bicara banyak di tingkat kabupaten mewakili Nagrak.
“Kami berupaya memberikan dukungan moral agar mereka juga bisa tampil untuk memberikan yang terbaik bagi MDTA Babul Ulum serta mewakili Kecamatan Nagrak untuk mentas di tingkat Kabupaten,” tambahnya.
Ia bersyukur Babul Ulum punya bibit atlet muda potensial. Keberhasilan ini jadi bukti pembinaan olahraga di madrasah diniyah mampu lahirkan prestasi. Tak hanya mengaji, santri juga bisa berprestasi di olahraga.
“Kami sangat bersyukur, baik atlet putra maupun putri akhirnya bisa tembus ke tingkat Kabupaten. Semoga di tingkat kabupaten nanti, atlet kami bisa meraih prestasi yang serupa dan bisa tembus ke tingkat provinsi, bahkan tingkat nasional,” pungkas Dodok.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Dul)
