Wartain.com – Persija Jakarta sukses mencuri tiga poin penuh setelah menumbangkan tuan rumah Persik Kediri dengan skor meyakinkan 3-1 dalam lanjutan laga BRI Liga 1 yang digelar di Stadion Brawijaya, Kediri. Sempat tertinggal lebih dulu di awal babak pertama, skuad Macan Kemayoran berhasil bangkit berkat efektivitas penyelesaian akhir dan dominasi skema bola-bola udara yang gagal diantisipasi oleh lini pertahanan Macan Putih. Sabtu, 16 Mei 2026.
Pertandingan langsung berjalan sengit sejak menit awal, di mana Persik Kediri berhasil memecah kebuntuan terlebih dahulu pada menit ke-23. Berawal dari skema serangan terukur, Jose Enrique sukses menggetarkan jala gawang Persija Jakarta lewat sebuah sundulan tajam yang memanfaatkan umpan silang matang. Gol ini sempat membakar semangat ribuan suporter tuan rumah yang memadati stadion.
Namun, keunggulan Persik Kediri tidak bertahan lama. Hanya berselang dua menit, tepatnya pada menit ke-25, Persija Jakarta langsung membalas dengan skema yang identik. Memanfaatkan kelengahan lini belakang tuan rumah, Hannan berhasil menyambut umpan lambung dengan sundulan kepala yang akurat, mengubah papan skor menjadi imbang 1-1 sekaligus mengembalikan rasa percaya diri tim tamu hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, jalannya pertandingan semakin dikuasai oleh Persija Jakarta secara taktis. Macan Kemayoran kembali menghukum lini belakang Persik Kediri pada menit ke-63 melalui skema andalan mereka malam itu. Gustavo berhasil mencetak gol kedua Persija, lagi-lagi lewat sundulan kepala yang terarah setelah memanfaatkan umpan silang akurat, membalikkan kedudukan menjadi 2-1 untuk keunggulan tim tamu.
Tidak butuh waktu lama bagi Persija untuk mengunci kemenangan mereka. Hanya dua menit berselang, tepatnya pada menit ke-65, Gustavo kembali mencatatkan namanya di papan skor sekaligus mencetak brace. Berbeda dari skema sebelumnya, gol penutup ini lahir melalui sebuah eksekusi tendangan keras dari dalam kotak penalti yang menghujam deras tanpa mampu dibendung oleh penjaga gawang Persik Kediri.
Berdasarkan statistik akhir pertandingan, Persija Jakarta memang tampil sedikit lebih dominan dengan penguasaan bola mencapai 51% dan akurasi operan sebesar 87% dari total 472 operan. Meskipun kedua tim sama-sama melepaskan 9 tembakan, efisiensi Persija yang mencatatkan 38 sentuhan di kotak penalti lawan menjadi pembeda utama. Hingga peluit panjang ditiup, skor 1-3 tetap bertahan untuk kemenangan dramatis Persija Jakarta.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Yosep)
