Wartain.com – Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DKUKM) Kabupaten Sukabumi menggelar Pelatihan Manajemen Keuangan Usaha Mikro di Aula Kecamatan Gegerbitung, Sabtu (06/06/2026).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha mikro dalam mengelola keuangan usaha sekaligus memperluas pemahaman terkait akses permodalan yang aman dan legal.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sukabumi, Sri Hastuty Harahap, mengatakan bahwa persoalan permodalan masih menjadi salah satu tantangan yang dihadapi banyak pelaku UMKM. Karena itu, pemerintah daerah terus berupaya menghadirkan berbagai program yang dapat membantu pelaku usaha memperoleh akses pembiayaan yang lebih mudah.
Menurut Sri Hastuty, Pemerintah Kabupaten Sukabumi memberikan perhatian serius terhadap penguatan sektor UMKM, termasuk dalam hal akses modal usaha. Berbagai skema pembiayaan yang tersedia dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha untuk mengembangkan usahanya.
“Pak Bupati melihat bahwa persoalan permodalan masih menjadi salah satu kendala yang dihadapi pelaku UMKM. Oleh karena itu, berbagai akses pembiayaan terus didorong agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mengembangkan usaha mereka,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya legalitas usaha sebagai syarat utama untuk memperoleh akses pembiayaan. Salah satu dokumen yang harus dimiliki pelaku usaha adalah Nomor Induk Berusaha (NIB).
Sri Hastuty menjelaskan bahwa NIB menjadi salah satu persyaratan dasar yang harus dipenuhi, dengan masa kepemilikan minimal enam bulan sebelum mengajukan pembiayaan. Selain itu, lembaga keuangan juga akan melakukan penilaian terhadap kelayakan usaha sebelum memberikan pinjaman.
Ia mengingatkan para pelaku UMKM agar berhati-hati dalam memilih sumber pembiayaan dan menghindari pinjaman dari pihak-pihak yang tidak resmi atau berpotensi merugikan. Menurutnya, penggunaan pembiayaan yang tepat akan membantu usaha berkembang secara sehat dan berkelanjutan.
“Jangan sampai pelaku usaha terjebak pinjaman yang memberatkan. Pilihlah akses pembiayaan yang legal, aman, dan sesuai dengan kemampuan usaha sehingga tidak menjadi beban di kemudian hari,” tegasnya.
Melalui pelatihan ini, para pelaku usaha mikro diharapkan semakin memahami pentingnya pengelolaan keuangan yang baik, memiliki legalitas usaha yang lengkap, serta mampu memanfaatkan berbagai program pembiayaan secara bijak untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha mereka.
Kegiatan tersebut mendapat antusiasme dari peserta yang berasal dari berbagai kelompok usaha di Kecamatan Gegerbitung. Selain materi manajemen keuangan, peserta juga memperoleh informasi terkait program pemberdayaan dan pengembangan UMKM yang tengah dijalankan Pemerintah Kabupaten Sukabumi.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Intan)
