26.7 C
Jakarta
Sabtu, April 25, 2026

Latest Posts

Banjir Limpasan Rusak Sejumlah Rumah di Kota Sukabumi, Puluhan KK Mengungsi

Wartain.com || Kota Sukabumi dikepung bencana usai dilanda hujan lebat yang terjadi pada Selasa (6/11/2024) siang hingga malam.

Hingga pukul 08.00 WIB Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi mencatat setidaknya ada 67 titik lokasi bencana imbas hujan deras. Adapun bencana yang menimpa meliputi banjir, longsor, hingga pohon tumbang.

Salah satu titik terparah berada di Kecamatan Citamiang, tepatnya di Kelurahan Cikondang. Sebanyak 16 Kepala Keluarga (KK) harus mengungsi akibat rumahnya terendam banjir.

Berdasarkan pantauan dilapangan, terdapat beberapa rumah warga yang terendam bahkan rusak akibat banjir limpasan selepas hujan deras.

Limpasan banjir tersebut disinyalir datang dari saluran drainase yang meluap dan hingga tumpah ke badan jalan. Kondisi itu diperparah dengan lokasi pemukiman warga yang letaknya lebih rendah dari badan jalan.

Penjabat Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji yang terjun langsung meninjau lokasi bencana di Cikondang mengatakan, kondisi sungai yang mengecil menjadi salah satu faktor terjadinya banjir.

“Kalau di sini (Cikondang) kalau saya lihat langsung memang (sungai) mengecil sedangkan debit air membesar,” kata Kusmana kepada Wartain.com pada Rabu (6/11/2024).

“Itu juga mengajak, mudah-mudahan ke depan saya bersama pak RW dan warga untuk membersihkan aliran sungai jangan sampai ada bangunan di atasnya,“ lanjut Kusmana.

Terkait para pengungsi, Kusmana menuturkan, pihaknya bergerak cepat dengan berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk mengirimkan bantuan berupa selimut, kasur, dan makanan.

Lebih lanjut kata Kusmana, jajaran Pemerintah Kota Sukabumi akan mengevaluasi terhadap kodisi tata ruang kota untuk memitigasi bencana yang akan datang.

“Kita sedang terus kaji terkait tata ruang mudah-mudahan juga kepada warga yang memanfaatkan sedemikian rupa bangunan-bangunan yang ada jangan sampai mengecilkan aliran sungai karena dampaknya terasa hari ini,” ujar Kusmana.

“Memang di aturan kemarin pertemuan ini juga kota Sukabumi rawan banjir dan rawan longsor walaupun kota,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Novian Rahmat mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih menginventarisir data kerusakan ataupun korban yang terdampak akibat bencana.

“Kami evakuasi dulu, dari beberapa titik ada berapa yang terendam karena itu hanya limpasan saja dan segera surut lalu dibersihkan. Rata-rata karena hujannya merata, ada yang berdampak ke rumah dan jalan raya,” kata Novian.***(RAF)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.