26.7 C
Jakarta
Kamis, Juni 11, 2026

Latest Posts

Kolaborasi dan Tata Kelola Jadi Fokus Penguatan Program MBG di Kota Sukabumi

Wartain.com – Pemerintah Kota Sukabumi memperkuat tata kelola pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui pembentukan struktur baru Satuan Tugas Percepatan Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (Satgas PPPMBG). Langkah tersebut ditegaskan dalam Pertemuan Penguatan Program Makan Bergizi Gratis Kota Sukabumi yang berlangsung di Ruang Utama Balai Kota Sukabumi, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Koordinator Wilayah (Korwil) Badan Gizi Nasional Kota Sukabumi, para Koordinator Kecamatan (Korcam), seluruh Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kota Sukabumi yang hadir dari 56 SPPG, serta jajaran Satgas PPPMBG Kota Sukabumi.

Dalam laporannya, Korwil Badan Gizi Nasional Kota Sukabumi, Septo Suharyanto, mengatakan forum tersebut menjadi wadah penting untuk memperkuat koordinasi dan komitmen seluruh pihak dalam menjalankan program pemenuhan gizi masyarakat.

“Melalui forum ini juga, semoga menjadi sarana untuk memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat,” ujar Septo.

Sementara itu, Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menegaskan bahwa percepatan pelaksanaan program membutuhkan kerja sama yang solid dan tata kelola yang kuat. Untuk mendukung hal tersebut, Pemerintah Kota Sukabumi telah membentuk struktur baru Satgas Percepatan Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis.

Dalam struktur tersebut, Wali Kota bertindak sebagai pembina dan Sekretaris Daerah sebagai pengarah, dengan dukungan lintas perangkat daerah yang terlibat dalam pelaksanaan program.

Menurut Ayep, tugas pemerintah daerah adalah memastikan seluruh kebijakan dan regulasi dari pemerintah pusat dapat diimplementasikan secara efektif di daerah.

“Percepatan program sebesar ini membutuhkan kerja tim yang solid, terstruktur, dan akuntabel. Karena itu, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar roda pelaksanaan program dapat berjalan lebih cepat, tepat, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” kata Ayep.

Dalam arahannya kepada seluruh jajaran Satgas dan Kepala SPPG, Ayep menekankan empat prinsip utama yang harus menjadi pedoman pelaksanaan program. Mulai dari penyajian menu terbaik, penggunaan bahan pangan berkualitas, pelayanan yang profesional, hingga penerapan standar keamanan pangan dan kehalalan.

Ia menegaskan bahwa kualitas makanan yang diberikan kepada penerima manfaat harus menjadi perhatian utama seluruh pelaksana program.

“Penerapan sertifikasi halal adalah aspek yang sangat prinsipil. Seluruh proses, bahan, dan fasilitas pengelolaan wajib menerapkan dan mengantongi sertifikasi halal untuk memberikan rasa aman, berkah, dan ketenteraman bagi masyarakat,” tegasnya.

Ayep juga mengungkapkan bahwa perhatian terhadap aspek kualitas dan kehalalan sudah dilakukan sejak awal program dijalankan. Bahkan, ia sempat melakukan peninjauan bersama Ketua BPJPH, Haikal Hasan, ke lokasi SPPG pertama di wilayah Sukabumi yang berada di Warungkiara.

“Pertama kali saat mulai ada program pembangunan SPPG, saya melakukan kunjungan bersama Ketua BPJPH, Babe Haikal Hasan, ke lokasi SPPG pertama di wilayah Sukabumi yang berada di Warungkiara,” tuturnya.

Menurut Ayep, hasil kunjungan tersebut semakin menguatkan pentingnya memastikan makanan yang disajikan memenuhi prinsip kehalalan dan dapat diterima masyarakat dengan rasa aman dan nyaman.

Melalui penguatan kelembagaan, koordinasi, dan pengawasan yang lebih terstruktur, Pemerintah Kota Sukabumi berharap Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan optimal serta berkontribusi dalam menurunkan angka stunting, meningkatkan kualitas generasi muda, dan mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.