Wartain.com – Gebyar 1 Muharam 1448 Hijriah Desa Pawenang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, sukses digelar dengan rangkaian lomba-lomba keislaman. Acara bertema “Mencrang Desanya Mencrang Generasinya” itu diikuti peserta dari berbagai RW.
Panitia mengumumkan daftar pemenang pada Selasa, 16 Juni 2026. Lomba yang digelar meliputi Adzan, Musabaqah Hifzhil Qur’an atau MHQ, Kaligrafi, dan Lomba Cerdas Cermat Keislaman atau LCC.
Pada lomba Adzan, juara 1 diraih Hafidz dari RW 2. Posisi juara 2 ditempati Rijal dari RW 8, sedangkan juara 3 diraih M. Pawaz dari RW 4. Penilaian dewan juri menitikberatkan pada tajwid, suara, dan adab adzan.
Untuk lomba MHQ, Adinda Laura Putri dari RW 5 keluar sebagai juara 1. Juara 2 diraih Siti Marwah dari RW 3, dan juara 3 disabet Risdayanati dari RW 7. Para peserta dinilai berdasarkan kefasihan dan hafalan surat yang diujikan.

Lomba Kaligrafi dimenangi Ade Yusuf dari RW 5. Juara 2 jatuh kepada Niswah dari RW 1, dan juara 3 diraih Karin Sahira dari RW 7. Karya peserta dinilai dari kerapian, estetika, dan kesesuaian kaidah kaligrafi.
Pada lomba LCC, tim dari RW 1 yang beranggotakan Jahra, Anisa, dan Aimiy berhasil menjadi juara 1. Tim RW 8 dengan anggota Syakila, Anis Syahar, dan Sri Andini meraih juara 2. Sementara tim RW 5 yang terdiri dari Desifa, Laila Alifa, dan Sefrizal menempati juara 3.
Dengan demikian, RW 5 menjadi peserta dengan raihan juara terbanyak. RW tersebut menyumbang juara 1 MHQ, juara 1 Kaligrafi, dan juara 3 LCC. RW 1 juga tampil apik dengan meraih juara 2 Kaligrafi dan juara 1 LCC.
Ketua Panitia Gebyar 1 Muharam Desa Pawenang, Robi Maulana, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan warga. Ia menilai antusiasme masyarakat sangat tinggi sejak persiapan hingga pelaksanaan acara.
“Alhamdulillah Gebyar 1 Muharam berjalan lancar. Kami berterima kasih kepada semua RW, dewan juri, dan warga yang sudah mendukung. Semoga lomba ini menumbuhkan semangat hijrah dan cinta Al-Qur’an di kalangan generasi muda,” ujar Robi Maulana.

Robi menambahkan, kegiatan ini sejalan dengan makna 1 Muharam sebagai momentum muhasabah dan perubahan. “Melalui lomba, anak-anak dan remaja diajak mendekatkan diri kepada Al-Qur’an serta mengembangkan potensi diri,” tambahnya.
Pemerintah Desa Pawenang mendukung penuh kegiatan tersebut. Kepala Desa berharap tradisi positif seperti ini terus dilanjutkan setiap tahun agar semangat keislaman warga semakin kuat.
Seluruh pemenang akan menerima penghargaan dari pemerintah desa. Robi Maulana menutup dengan ucapan selamat kepada para juara dan mengajak warga menjadikan 1 Muharam sebagai awal perbaikan diri.
“Selamat kepada para pemenang. Mari kita jadikan momentum 1 Muharam untuk hijrah menjadi pribadi dan desa yang lebih baik,” pungkas Robi Maulana.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Dul)
