Wartain.com || Kabar duka datang dari Kabupaten Sukabumi. Seorang perempuan berinisial NA (26), korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Kampung Gandasoli, RT 02 RW 06, Desa Cirumput, Kecamatan Cireunghas, akhirnya meninggal dunia setelah beberapa hari menjalani perawatan intensif.
NA sempat berjuang melawan luka serius yang dideritanya sejak insiden pada Jumat, 13 Maret 2026 sekitar pukul 09.34 WIB. Ia dirawat di RSU Hermina Sukabumi, namun kondisinya terus memburuk hingga dinyatakan meninggal dunia pada Selasa (17/3/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.
Pihak rumah sakit membenarkan kabar tersebut. Humas RSU Hermina Sukabumi, Irma Angelina, menyampaikan bahwa korban menghembuskan napas terakhirnya pada dini hari.
“Benar, pasien meninggal dunia sekitar pukul 00.30 WIB,” ujarnya.
Menurut keterangan medis, korban mengalami cedera berat di beberapa bagian tubuh. Trauma parah pada paru-paru menyebabkan gangguan pernapasan yang berujung pada gagal napas.
“Pasien mengalami multiple trauma disertai gagal napas akibat cedera paru-paru yang cukup serius,” jelasnya.
Tim medis disebut telah memberikan penanganan maksimal, termasuk pemasangan alat bantu pernapasan (ventilator). Namun, kondisi korban yang kritis membuat upaya tersebut tidak berhasil menyelamatkan nyawanya.
Sementara itu, suami korban, ADP (27), yang juga mengalami luka dalam kecelakaan yang sama, kini kondisinya dilaporkan membaik dan telah diperbolehkan pulang dari rumah sakit.
Peristiwa nahas tersebut sebelumnya menimpa pasangan suami istri itu saat melintas di wilayah Gandasoli. Keduanya yang berboncengan menggunakan sepeda motor Yamaha Lexi bernomor polisi F-3959-TAB, melaju dari arah Gandasoli menuju Sukaraja.
Namun secara tiba-tiba, kendaraan mereka ditabrak dari belakang oleh angkutan kota jenis Mitsubishi Colt bernomor polisi F-1904-VT yang dikemudikan oleh seorang pria berinisial KW (64). Benturan keras itu bahkan menyebabkan kedua korban sempat terlindas kendaraan.
Insiden tersebut terjadi begitu cepat dan mengakibatkan luka parah pada kedua korban, terutama NA yang akhirnya tidak berhasil diselamatkan.***(RAF)
Editor : Aab Abdul Malik
