Wartain.com – Secercah harapan mulai menyelimuti para penyintas kebakaran di Kampung Adat Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi. Sebanyak 52 perwakilan warga dijadwalkan menghadiri undangan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, di Purwakarta, Sabtu (1/8/2026), untuk membahas langkah lanjutan penanganan pascabencana.
Pertemuan tersebut menjadi momentum penting bagi warga terdampak untuk menyampaikan langsung kondisi yang mereka alami sekaligus memperoleh informasi mengenai rencana rehabilitasi dan pembangunan kembali rumah-rumah yang musnah akibat kebakaran.
Sekretaris Panitia Lokal Penanganan Pascakebakaran Ciptamulya, Vilka Mandala, mengungkapkan bahwa rombongan warga akan diberangkatkan menggunakan fasilitas yang disiapkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Sebanyak 52 perwakilan penyintas akan bertemu langsung dengan Bapak Gubernur. Tim dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menuju lokasi untuk menjemput rombongan sebelum diberangkatkan ke Purwakarta,” ujarnya.
Di sisi lain, kepedulian masyarakat terhadap para penyintas masih terus berdatangan. Posko bantuan yang dibentuk di lokasi bencana tetap beroperasi dalam beberapa hari ke depan guna menerima dan menyalurkan bantuan dari berbagai kalangan. Masa operasional posko bahkan dapat diperpanjang apabila arus bantuan masih berlangsung.
Vilka menjelaskan, kebutuhan dasar seperti bahan pangan dan pakaian layak pakai saat ini sudah tercukupi berkat dukungan berbagai pihak. Namun demikian, masih terdapat sejumlah kebutuhan yang mendesak, terutama perlengkapan rumah tangga yang hilang akibat kebakaran.
“Perabot rumah tangga seperti lemari pakaian, rak penyimpanan, dan perlengkapan lainnya masih sangat dibutuhkan oleh warga. Kami juga terus melakukan pendataan dan rekapitulasi seluruh bantuan yang diterima agar proses penyalurannya berjalan transparan dan tepat sasaran,” jelasnya.
Melalui pertemuan dengan Gubernur Jawa Barat, para penyintas berharap proses pemulihan dapat segera memasuki tahap pembangunan kembali permukiman. Sinergi antara pemerintah, relawan, dunia usaha, dan masyarakat diharapkan terus terjalin sehingga warga Kampung Adat Ciptamulya dapat segera kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Intan)
