Wartain.com – Sebanyak 37 peserta kafilah dari Kecamatan Nagrak ikut serta dalam Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) VIII Tingkat Kabupaten Sukabumi. Ajang bergengsi bagi santri Madrasah Diniyah Takmiliyah itu digelar di Kecamatan Jampangkulon pada 23–24 Juli 2026.
PORSADIN VIII menjadi wadah pembinaan dan pengembangan potensi santri di bidang keagamaan, seni, dan olahraga. Kegiatan ini diikuti kafilah dari seluruh kecamatan di Kabupaten Sukabumi dengan semangat kompetisi yang sehat.
Secara resmi, kegiatan dibuka langsung oleh Bupati Sukabumi, H. Asep Japar. Kehadiran Bupati menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pembinaan generasi muda santri.
Dalam PORSADIN kali ini, para peserta akan bertanding di 14 cabang lomba. Cabang yang dipertandingkan meliputi aspek keagamaan, akademik, seni, hingga olahraga.
Cabang keagamaan yang dilombakan antara lain Tahfiz Juz Amma, Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK), Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Murotal, dan Adzan. Lomba ini menguji hafalan, bacaan, dan pemahaman Al-Qur’an para santri.
Untuk bidang akademik dan dakwah, terdapat lomba Cerdas Cermat, Pidato Bahasa Indonesia, Pidato Bahasa Inggris, dan Pidato Bahasa Arab. Cabang ini bertujuan melatih kemampuan komunikasi dan wawasan keislaman peserta.
Sementara di bidang seni, santri akan berkompetisi pada Kaligrafi dan Puisi Islami. Dua cabang ini menjadi ruang ekspresi kreativitas santri dalam menuangkan nilai-nilai Islam.
Di bidang olahraga, PORSADIN VIII mempertandingkan Lari Sprint 100 Meter, Bulu Tangkis, dan Tenis Meja. Cabang olahraga ini diharapkan dapat menumbuhkan jiwa sportif dan semangat kebugaran di kalangan santri.

Ketua FKDT Kecamatan Nagrak, Ade Solihin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah bersiap mewakili Nagrak. Ia berharap para kafilah dapat berjuang dengan maksimal.
“Semoga seluruh kafilah Kecamatan Nagrak diberikan kesehatan, kelancaran, dan mampu menampilkan kemampuan terbaiknya,” ujar Ade Solihin saat melepas keberangkatan peserta.
Ia juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas selama perlombaan. Menurutnya, menang dan kalah adalah hal biasa, yang terpenting adalah proses dan pengalaman yang didapat.
“Apa pun hasilnya, kami berharap para peserta dapat memperoleh pengalaman yang berharga dan mengharumkan nama Kecamatan Nagrak di tingkat Kabupaten Sukabumi,” tambahnya.
FKDT Kecamatan Nagrak juga berpesan agar PORSADIN tidak hanya dilihat sebagai ajang kompetisi. Kegiatan ini harus dimaknai sebagai sarana mempererat ukhuwah Islamiyah antar santri dari berbagai kecamatan.
Selain itu, PORSADIN diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri peserta, membentuk karakter santri yang berprestasi, berakhlak mulia, dan siap menjadi generasi penerus yang membanggakan bangsa dan agama.
Dengan semangat kebersamaan dan doa dari masyarakat Nagrak, 37 kafilah tersebut diharapkan mampu memberikan yang terbaik. Targetnya bukan hanya meraih juara, tetapi juga membawa pulang pengalaman dan pelajaran berharga untuk kemajuan Madrasah Diniyah di Kecamatan Nagrak.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Saeful Usman)
