26.7 C
Jakarta
Sabtu, Agustus 15, 2026

Latest Posts

134 Santri Pesantren di Sukabumi Alami Gejala Gangguan Kesehatan Usai Santap MBG

Wartain.com – Sebanyak 134 orang di Pondok Pesantren Alam Baiti Jannati, Cikundul, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, mengalami gangguan kesehatan sejak Jumat (14/8/2026).

Mereka terdiri dari 133 santri tingkat SMP dan SMA serta satu orang dewan asatiz. Keluhan yang dirasakan antara lain pusing, mulas hingga muntah-muntah.

Gejala mulai muncul sekitar dua jam setelah para santri menyantap makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, pihak pesantren meminta dugaan keracunan tidak langsung dikaitkan dengan MBG sebelum hasil pemeriksaan medis dan laboratorium keluar.

Pimpinan Pondok Pesantren Alam Baiti Jannati, Faid Fauzan, menjelaskan sejumlah santri mulai mengeluhkan pusing sekitar pukul 14.30 WIB. Sementara pada malam harinya, beberapa santri mengalami muntah dan mulas.

“Anak-anak sakit dengan gejala muntah-muntah memang mengarah pada keracunan, tapi belum dirilis secara resmi dari rumah sakit bahwa ini adalah keracunan,” ujar Faid, Sabtu (15/8/2026).

Santri yang mengalami keluhan kemudian dibawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan. Sebagian dibawa ke puskesmas dan selanjutnya diarahkan ke IGD RSUD Al-Mulk. Karena jumlah pasien terus bertambah, sebagian santri kemudian mendapatkan perawatan di RS Bunut.

Dari total 134 orang yang mengalami keluhan, sebagian masih menjalani perawatan di rumah sakit, sedangkan lainnya telah diperbolehkan kembali ke pesantren. Faid menyebut sekitar 10 hingga 15 santri sudah kembali dalam dua gelombang.

Menurut Faid, kondisi sejumlah santri yang masih dirawat juga mulai membaik. Ia menegaskan pihak pesantren tidak ingin terburu-buru menyimpulkan penyebab gangguan kesehatan tersebut.

“134 itu memang bukan angka yang sedikit, tapi saya tidak mau gegabah mengatakan ini keracunan karena itu bukan ranah saya,” katanya.

Untuk memastikan penyebabnya, Dinas Kesehatan Kota Sukabumi telah mengambil sampel makanan yang dikonsumsi para santri. Pemeriksaan akan dilakukan di laboratorium dan hasilnya akan dibandingkan dengan pemeriksaan terhadap santri yang mengalami keluhan.

Menu MBG yang dibagikan pada Jumat terdiri dari nasi, tumis pakcoy, balado telur ceplok, orek tempe dan susu UHT. Makanan tersebut tiba di pesantren sekitar pukul 11.00 WIB dan dikonsumsi para santri sekitar pukul 12.30 WIB.

Sampel makanan yang masih tersedia juga telah diamankan untuk kebutuhan pemeriksaan. Pihak pesantren menyebut MBG di Pondok Pesantren Alam Baiti Jannati selama ini dipasok oleh dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG, yakni SPPG Al-Muslim dan SPPG Cemerlang.

Program tersebut telah berjalan sekitar tujuh bulan dan selama ini tidak pernah terjadi persoalan serupa.

“Kami belum pernah kejadian apa-apa, baik-baik saja. Menunya bagus, kemudian ketepatan waktu hadirnya selalu tepat waktu. Kami bahagia, alhamdulillah merasa terbantu,” tutur Faid.

Saat ini, pihak pesantren memilih memprioritaskan pemulihan para santri sekaligus melakukan evaluasi terhadap kondisi internal. Pesantren juga telah meminta Dinas Kesehatan melakukan investigasi di lingkungan pondok guna mengetahui kemungkinan faktor lain yang dapat memicu gangguan kesehatan.

“Kami berharap mudah-mudahan semua pihak bisa melihat ini dengan dingin, kemudian bisa turut mendoakan dan mensupport agar kami berfokus hanya pada dua hal,” ujarnya.

Faid mengatakan dua fokus tersebut adalah memastikan para santri segera pulih serta membenahi hal-hal di lingkungan pesantren yang dinilai perlu diperbaiki.

Pihak pesantren juga berharap ada edukasi kepada para santri mengenai penanganan makanan MBG setelah tiba di pondok, termasuk tata cara penyimpanan dan penempatan makanan agar tetap memenuhi standar kebersihan.

“Di pondok pesantren kami ada bagian-bagian tertentu yang terjadi kontaminasi atau yang tidak sesuai standar, itu biarlah menjadi evaluasi untuk kami,” katanya.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.