Wartain.com — Semangat gotong royong warga Desa Sirnarasa, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, kembali diwujudkan melalui pembukaan dan pelebaran akses jalan dari Kampung Datarmalaning, Dusun 3 Cihangasa, menuju poros Desa Sukarame, Kecamatan Cisolok.
Ruas jalan sepanjang kurang lebih 1.250 meter itu dibuka secara swadaya oleh masyarakat. Kegiatan telah berlangsung selama lima minggu dan dilaksanakan rutin satu kali dalam sepekan.
Warga dari sejumlah kampung di Desa Sirnarasa terlibat langsung dalam pekerjaan tersebut. Mereka bahu-membahu melakukan pelebaran jalan dengan harapan akses yang selama ini sulit dilalui kendaraan roda empat dapat dibuka dan dimanfaatkan masyarakat.
Kepala Desa Sirnarasa, Okih Suryadi, turut turun langsung bersama warga. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan pemerintah desa terhadap inisiatif masyarakat dalam membuka akses transportasi yang selama puluhan tahun masih menghadapi keterbatasan.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan masyarakat Desa Sirnarasa. Kita berharap dengan adanya pelebaran jalan ini, akses masyarakat semakin mudah, terutama untuk kendaraan roda empat yang selama puluhan tahun belum bisa masuk melalui jalur ini menuju poros Desa Sukarame,” ujar Okih.
Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya bergantung pada pemerintah. Partisipasi masyarakat melalui gotong royong menjadi bagian penting dalam menjawab kebutuhan pembangunan di tingkat lokal.
Okih juga menyampaikan apresiasi kepada warga yang secara sukarela meluangkan waktu dan tenaga untuk mengikuti kegiatan tersebut.
Warga yang terlibat antara lain berasal dari Dusun 3 Cihangasa, Kampung Adat Ciptarasa, Kampung Datarsalak, Kampung Datarmalaning, serta sejumlah kampung lainnya di Desa Sirnarasa.
Tokoh masyarakat setempat, Nanang, mengatakan warga menyambut baik pembukaan akses tersebut. Menurut dia, jalur itu selama ini menjadi salah satu akses yang sulit digunakan kendaraan roda empat.
“Kami sebagai masyarakat sangat mendukung kegiatan ini. Jalan ini sudah puluhan tahun menjadi akses yang sulit dilalui kendaraan roda empat. Dengan adanya gotong royong dari seluruh masyarakat, mudah-mudahan jalan ini bisa terbuka dan memberikan manfaat bagi masyarakat, baik untuk aktivitas sehari-hari maupun untuk menunjang perekonomian warga,” kata Nanang.
Selain membuka akses transportasi, kegiatan tersebut turut mempererat hubungan antarwarga dari berbagai kampung. Mereka bekerja bersama dengan tujuan membuka jalur yang diharapkan dapat meningkatkan mobilitas masyarakat dan mendukung aktivitas ekonomi.
Ruas jalan sekitar 1.250 meter itu ditargetkan menjadi akses alternatif yang menghubungkan Kampung Datarmalaning, Dusun 3 Cihangasa, Desa Sirnarasa, dengan poros Desa Sukarame, Kecamatan Cisolok.
Gotong royong yang digelar secara rutin setiap pekan menunjukkan peran masyarakat dalam mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah perdesaan. Pemerintah desa bersama warga berharap proses pelebaran dapat berlanjut hingga akses tersebut benar-benar dapat dimanfaatkan secara optimal.
Bagi warga Sirnarasa, pembukaan jalan tersebut bukan sekadar memperlebar badan jalan. Akses itu diharapkan menjadi penghubung antarkampung sekaligus membuka peluang mobilitas dan kegiatan ekonomi masyarakat di wilayah yang selama ini relatif sulit dijangkau kendaraan roda empat.***
Editor: Aab Abdul Malik
(DH)
