26.7 C
Jakarta
Rabu, November 4, 2026

Latest Posts

Dari Waluran ke Korea: Inovasi Greenhouse Hanjeli Karya Guru Sukaraja Sabet Emas di IMSCC 2026

Wartain.com – Tanaman hanjeli khas Pajampangan kini mendunia. Berkat inovasi dua guru SMPN 1 Sukaraja, potensi lokal Geopark Ciletuh itu berhasil meraih Gold Medal Grand Prize di International Mathematical Science Creative Competition (IMSCC) 2026 di Korea Selatan.

Adalah Adila Irawan, M.Pd. dan Rahayu Utami, S.Pd., dua pendidik yang tergabung dalam Tim Coix Squad. Mereka menyulap tanaman hanjeli (Coix lacryma-jobi) menjadi sebuah teknologi pembelajaran masa depan bernama *Smart Hanjeli*.

Bukan sekadar menanam, Smart Hanjeli adalah greenhouse adaptif cerdas. Dibangun dengan konstruksi 4DFrame dan ditenagai Embodied AI, greenhouse ini mampu mengatur mikroklimat dan efisiensi air secara otomatis untuk pertumbuhan hanjeli yang optimal. Lebih dari itu, greenhouse tersebut menjadi laboratorium hidup dan media pembelajaran interaktif bagi siswa.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, menyebut prestasi ini membanggakan karena mengangkat kearifan lokal ke panggung dunia.

“Hanjeli itu identitas Waluran, bagian dari khazanah Geopark Ciletuh dan ketahanan pangan kita. Yang diangkat guru kita bukan hanya teknologi, tapi juga budaya dan potensi daerah,” kata Deden, Selasa (3/11/2026).

Perjalanan menuju emas tidak instan. Pada Agustus 2026, Tim Coix Squad lebih dulu berlaga di ISTEMCC 2026 di UPI Bandung dengan inovasi Smart Chloroplast dan meraih Special Award Capture Design Project. Dari modal itu, mereka menyempurnakannya menjadi Smart Hanjeli untuk kompetisi internasional.

Deden berharap capaian ini menjadi pemicu bagi ribuan guru lain di Sukabumi.

“Ini bukti guru kita bisa lebih dari mengajar. Adila yang sedang S3 dan Rahayu yang sedang S2 ini menunjukkan, dari ruang kelas di Sukaraja, kita bisa sampai ke Korea dan diapresiasi dunia,” ujarnya.

Disdik, kata Deden, telah melepas dan memberikan dukungan keberangkatan untuk keduanya.

Kini, dari Dusun di Waluran hingga panggung internasional, hanjeli bukan lagi sekadar tanaman pangan alternatif, tapi simbol bagaimana inovasi pendidikan bisa mengangkat pariwisata, budaya, dan ketahanan pangan Sukabumi sekaligus.***

Editor: Aab Abdul Malik

(Dul)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.