26.7 C
Jakarta
Rabu, April 22, 2026

Latest Posts

Arus Kendaraan Membludak di Tol Bocimi dan Jalur Arteri, 25.600 Kendaraan Melintas

Wartain.com || Lonjakan volume kendaraan terjadi di ruas Tol Bocimi Seksi 2 hingga jalur arteri Jalan Raya Sukabumi–Bogor pada H+2 Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah, Senin (23/3/2026). Arus kendaraan yang didominasi wisatawan membuat sejumlah titik mengalami kepadatan sejak pagi hari.

Data dari Satlantas Polres Sukabumi mencatat, sekitar 25.600 kendaraan telah memasuki wilayah Sukabumi hingga hari kedua pascalebaran. Ribuan kendaraan tersebut masuk melalui beberapa akses, yakni Gerbang Tol Parungkuda (Seksi 2), jalur fungsional Seksi 3, serta Gerbang Tol Cigombong (Seksi 1).

Kasat Lantas Polres Sukabumi, Abdurrohman Hidayat, menjelaskan bahwa volume kendaraan terbesar tercatat di Gate Tol Parungkuda.

“Untuk kendaraan masuk, dari tadi malam di Gate Tol Parungkuda sekitar 16.000 kendaraan, ditambah dari jalur fungsional 3.800 kendaraan, serta dari Gerbang Tol Cigombong sebanyak 5.800 kendaraan,” ujarnya.

Menurutnya, mayoritas kendaraan yang datang merupakan wisatawan yang hendak berlibur ke kawasan selatan Sukabumi, seperti Pantai Citepus dan Pantai Ujunggenteng. Selain itu, terdapat pula pemudik yang mulai kembali ke daerah tujuan.

Meski arus lalu lintas di Exit Tol Parungkuda terpantau ramai namun tetap bergerak, kepadatan justru terjadi di kawasan destinasi wisata, khususnya di wilayah Palabuhanratu dan sekitarnya.

Sejumlah titik rawan macet teridentifikasi di antaranya Exit Tol Parungkuda, Simpang Cikidang, serta Simpang Ratu. Kepadatan mulai terasa sejak pukul 08.00 WIB, dipicu oleh pertemuan arus kendaraan dari berbagai arah.

“Di Simpang Cikidang terjadi pertemuan arus kendaraan yang menuju Cikidang dan Cibadak, sementara di Exit Tol Parungkuda terjadi bottleneck,” jelasnya.

Kondisi tersebut diperparah oleh keterbatasan lebar jalan di jalur arteri Sukabumi–Bogor. Penyempitan lajur, seperti di kawasan Jembatan Serong, menyebabkan arus kendaraan dari tiga lajur harus menyatu menjadi satu, sehingga memicu perlambatan.

“Dengan adanya penyempitan dari tiga lajur menjadi satu, tentu sangat menghambat laju kendaraan. Kapasitas jalan tidak sebanding dengan volume kendaraan yang melintas,” tambahnya.

Untuk mengurai kepadatan, polisi sempat memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) dari Cibadak menuju Gerbang Tol Parungkuda pada pukul 13.00 hingga 13.45 WIB.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Sukabumi, M. Yanuar Fajar, mengatakan kebijakan tersebut cukup efektif dalam mengurangi kepadatan arus balik.

“Pelaksanaan one way tadi berhasil mengurai kepadatan. Kendaraan yang melintas didominasi wisatawan dari arah Palabuhanratu dan Kota Sukabumi yang hendak kembali ke Jabodetabek melalui Tol Bocimi,” ungkapnya.

Usai rekayasa tersebut, arus lalu lintas kembali dinormalkan. Namun, pihak kepolisian menyatakan bahwa sistem one way akan kembali diberlakukan secara situasional, terutama pada sore hingga malam hari seiring pergerakan wisatawan yang kembali dari kawasan pantai.

“Kami mohon pengertian pengguna jalan. Jika diperlukan, one way akan kembali diterapkan menyesuaikan kondisi di lapangan,” pungkasnya.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.