26.7 C
Jakarta
Jumat, November 6, 2026

Latest Posts

Bukan Sekadar Wacana, DP3A Sukabumi Gerakkan Sekolah Perempuan untuk Cetak Perempuan Mandiri dan Berdaya

Wartain.com – Di balik kokohnya sebuah keluarga dan tangguhnya sebuah daerah, ada peran perempuan yang seringkali tak terlihat. Namun ketika perempuan diberi ruang untuk belajar, berkarya, dan berdaya, dampaknya akan terasa jauh lebih luas.

Kesadaran inilah yang terus dirawat Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi. Bagi DP3A, membangun Sukabumi tidak cukup hanya dengan jalan mulus dan gedung megah, tetapi juga dengan memastikan perempuan mendapat kesempatan yang sama untuk tumbuh.

Tak sedikit perempuan di Sukabumi yang harus menjadi tulang punggung keluarga, menjadi penyintas kekerasan, atau berada dalam kelompok rentan. Mereka butuh lebih dari sekadar bantuan sesaat, mereka butuh bekal untuk mandiri.

Di sinilah Sekolah Perempuan hadir. Bukan sekolah formal dengan bangku dan papan tulis semata, melainkan ruang belajar kehidupan. Di tempat ini, perempuan belajar keterampilan ekonomi, belajar memahami kesehatan, belajar tentang hak-haknya, dan yang terpenting, belajar untuk kembali percaya diri.

DP3A percaya, kemandirian finansial adalah kunci. Ketika seorang ibu mampu memiliki penghasilan sendiri, ia tidak hanya menghidupi keluarganya, tetapi juga menjaga martabatnya.

Namun pemberdayaan tidak bisa berjalan sendiri. DP3A juga mengajak untuk melihat kembali ke dalam rumah. Kesetaraan harus dimulai dari dapur, dari ruang keluarga. Ketika pekerjaan rumah, pengasuhan anak, dan tanggung jawab keluarga dibagi bersama atas dasar saling menghargai, perempuan tidak lagi merasa berjuang sendirian.

Semangat ini diperkuat melalui program Pengarusutamaan Gender (PUG) yang menyasar organisasi profesi dan perangkat daerah, agar setiap kebijakan yang dibuat selalu mempertimbangkan kebutuhan perempuan dan laki-laki secara adil.

Agar langkah ini tidak berhenti di tengah jalan, Pemerintah Kabupaten Sukabumi bersama Bapemperda DPRD tengah mematangkan Raperda tentang Pemberdayaan dan Pelindungan Perempuan. Aturan ini nantinya akan menjadi payung hukum agar perlindungan dan pemberdayaan perempuan memiliki pijakan yang kuat dan berkelanjutan.

Bagi DP3A, tujuannya jelas: perempuan tidak hanya menjadi penonton pembangunan, tetapi menjadi pelaku utama perubahan.

Karena ketika satu perempuan berdaya, satu keluarga akan lebih kuat. Dan dari keluarga-keluarga yang kuat itulah, Sukabumi yang inklusif dan sejahtera akan benar-benar terwujud.***

Editor: Aab Abdul Malik

(Dul)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.