Wartain.com || Kasus adanya penganiayaan oknum guru Pendidikan Jasmani Olah Raga dan Kesehatan (PJOK) yang menganiaya seorang anak Sekolah Dasar (SD) di Pelabuhan kini ramai jadi perbincangan.
Pasalnya guru tersebut telah dilaporkan orang tua murid ke Polres Sukabumi dan kini kasusnya telah ditangani kepolisian.
Selain kepolisian, Kadisdik Kabupaten Sukabumi, Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, kini Rika Yulistina anggota legislatif terpilih dari Dapil 1 pada Pemilu 2024 tersebut, juga angkat bicara.
“Saya ingin pemerintah memberikan sanksi tegas kepada oknum guru yang melakukan tindakan kekerasan terhadap muridnya. Bagi saya, dengan alasan apapun tidak menyetujui ada seorang pendidik yang melakukan kekerasan fisik maupun bahasa yang kasar kepada anak muridnya,” ucap Rika kepada jurnalis wartain.com melalui saluran telepon, Selasa 04/06/2024.
“Kedepannya saya ingin ada bimbingan secara mental dan psikologis kepada semua pengajar tingkat PAUD,TK,SD, SMP dan SMA, agar dibekali dan siap menghadapi sikap dan tingkah laku muridnya di sekolah.
“Bagaimanapun seorang murid mengesalkan terhadap guru nya, sangat tidak diperbolehkan menggunakan kekerasan selama masih bisa ditegur dengan kata-kata dan bahasa yang baik kenapa tidak dicoba dulu,” tambahnya.
Iapun mengatakan, tidak memuji sikap seorang guru yang arogan, karena sebagai seorang pendidik harus disiapkan mental nya juga untuk menghadapi berbagai sikap dan perilaku muridnya yang bermacam macam karakter. Intinya harus bisa menahan emosi.
“Kedepannya mudah-mudahan tidak ada lagi kejadian yang seperti ini,” pungkasnya.***
Foto : Istimewa
Editor : Aab Abdul Malik
Reporter : Intan Fitri Utami
