26.7 C
Jakarta
Kamis, Mei 7, 2026
Beranda blog Halaman 1703

BP2MI Kukuhkan 255 Kawan PMI Tiga Provinsi Di Sulawesi

0

Foto by : Farit Manoppo

Wartain com, Makassar || BP2MI Kembali mengukuhkan dan memberikan pembekalan, kepada 255 orang Komunitas Relawan Pekerja Migran Indonesia (Kawan PMI), di hotel Four Points Kota Makassar, 5-6 Agustus 2023.

Dalam sambutannya, kepala BP2MI Benny Ramdhani mengatakan, pengukuhan tersebut merupakan rangkaian lanjutan, setelah sebulan sebelumnya sudah dikukuhkan juga kawan dan perwira PMI untuk lima provinsi, yaitu ;  Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten dan Lampung.

“BP2MI ketambahan lagi kekuatan, kita punya sekutu baru. Kawan PMI dari Provinsi Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Selatan dengan semangat berkomitmen melindungi pekerja migran,” kata Benny.

Tugas mereka adalah melakukan edukasi, sosialisasi, dan pendampingan secara masif kepada pekerja migran Indonesia serta keluarganya. Baik sebelum berangjat, sedang bekerja maupun sesudah pulang lagi ke tanah air.

BP2MI Kukuhkan 255 Kawan PMI Tiga Provinsi Di Sulawesi

“Negara hadir untuk pekerja migran Indonesia dan keluarganya. Melindungi dari ujung rambut sampai ujung kaki. Kemudian, saya katakan dan ini perintah Presiden, bahwa hukum harus bekerja. Para sindikat akan kita sikat,” tambahnya.

Selanjutnya Benny menyebut, Kita menghadapi tiga kejahatan dan musuh besar. Yang pertama, adalah merubah mindset. Kedua, melawan sindikat penempatan ilegal (TPPO), dan ketiga, kita sedang berhadapan dengan praktek ijon rente. Maka kewajiban semuanya untuk menghentikan mata rantai rentenir, caranya dengan melahirkan KUR PMI dan KTA.

“Selamat kalian telah dikukuhkan, selamat bekerja. Kalian merupakan orang-orang terpilih yang akan siap bekerja, mengabdi mendampingi pekerja migran Indonesia dan keluarganya,” tutup kepala BP2MI mengakhiri sambutanya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(SRM/Ruswandi)

Undangan Terbuka : Upacara “Rajah Ruwat Mandala Ngadegna Monumen Plaza Ir. Soekarno”

0

Wartain.com, Bandung || Sehubungan dengan akan didirikannya  Monumen Plaza  Ir. Soekarno  di Kota Bandung, lapisan Elemen Masyarakat Jawa Barat Peduli Trisakti bersama para tokoh budaya Jawa Barat, akan mengadakan upacara adat, di Area Taman Saparua, Kota Bandung, Kamis 10/08/2023, pukul 08.30 sampai dengan selesai.

Kegiatan sakral adat tersebut mengusung tajuk “Rajah Ruwat Ngadegna  Monumen Plaza  Ir. Soekarno”. Dalam acara tersebut ada beberapa rangkaian kegiatan seperti yang dilampirkan dibawah ini.

Berkaitan dengan itu, kami sampaikan undangan  kepada masyarakat Jawa Barat, untuk mengikuti kegiatan sakral adat budaya bangsa yang terbuka untuk umum, yaitu:

1. Bubuka Pengantar Panitia
2. Lagu Indonesia Raya
3. Ngalinggihkeun sasajen
4. Rajah Pasaduan
5. Rajah Pamunah disertai doa bersama lintas agama & adat
6. Jajap Rasa Kaweningan (Disarengan lajeng ibing bareng Tarawangsa)
7. pintonan seni (tempa besi, pencak silat, debus, jaipongan)
8. diskusi kebangsaan

Hal ini merupakan surat undangan terbuka bagi seluruh masyarakat yang mencintai adat budaya bangsa. Dalam undangan tersebut juga tertulis, untuk warga Tatar Pasundan dianjurkan menggunakan berpakaian hitam dan iket, untuk wanita bisa mengenakan kebaya, atau menggunakan pakaian adat nusantara lainnya.***

PJ : A. Ginanjar Akil

Editor : Raka Azi

(Aab)

Polres Sukabumi Kota Serap Informasi Dengan Program Minggu Kasih

0

Foto by : Humas Polres Sukabumi Kota

Wartain.com, Kota Sukabumi || Demi  mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif, sejumlah upaya preemtif Kepolisian, gencar dilakukan jajaran Polres Sukabumi Kota.

Setelah rutin mendengarkan saran, masukan dan pengaduan dari berbagai elemen masyarakat melalui program Jum’at Curhat dan Ngariung Sareng Kapolres, kini, Polres Sukabumi Kota meningkatkan upaya preemtif tersebut dengan menyelenggarakan program Minggu Kasih.

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Ari Setyawan Wibowo melalui Kasi Humas, Iptu Astuti Setyaningsih menyampaikan, Minggu Kasih merupakan salah satu program Quick Wins Polri, yang bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

“Program Minggu Kasih ini, merupakan salah satu program kegiatan yang ada dalam Quick Wins Polri, yang bertujuan untuk menambah ataupun meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri,” ujar Astuti saat ditemui awak media di Mapolres Sukabumi Kota, Sabtu, 05/08/2023.

Polres Sukabumi Kota Serap Informasi Dengan Program Minggu Kasih

“Beberapa hari lalu, kita juga telah melaksanakan program Minggu Kasih ini, yaitu di Gereja Baptis Baitani di Cikole Sukabumi, yang dihadiri langsung oleh pak Kapolres, pejabat utama dan Kapolsek Cikole, serta diikuti oleh peserta dari pendeta, pengurus dan jemaat gereja,” bebernya.

Astuti juga mengatakan, program Minggu Kasih tersebut, dimanfaatkan untuk mendengarkan masukan, pengaduan atau informasi Kamtibmas, serta mensosialisasikan sejumlah program unggulan Polres Sukabumi Kota, dalam menjaga kondusifitas Kamtibmas.

“Jadi memang, kemarin itu kegiatannya adalah mendengarkan saran, masukan, pengaduan dan informasi mengenai situasi Kamtibmas, yang ada di lingkungan masyarakat, khususnya di kawasan Gereja Baptis Baitani,” kata Astuti.

“Selain itu, di Minggu Kasih ini juga, pak Kapolres turut mensosialisasikan beberapa program unggulan, yang terbaru adalah AI Alus Pisan yaitu sebuah program atau inovasi terbaru yang dapat dimanfaatkan masyarakat, sebagai salah satu sumber ilmu pengatahuan dengan mengetik (titik) ai (spasi) pertanyaan, dan mengirimkannya ke nomor Lapor Pak Polisi-SIAP MAS di nomor 0811654110,” terangnya.

“Kami berharap, program Minggu Kasih ini bisa bermanfaat bagi masyarakat, dan tentunya mendukung program Quick Wins Polri untuk terus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.” pungkasnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(RDN)

Seorang Pemuda Mabuk Damankan Jajaran Polsek Sukaraja 

0

Foto by : Humas Polres Sukabumi Kota

Wartain.com, Kota Sukabumi || Polsek Sukaraja Polres Sukabumi Kota, mengamankan MR (18 tahun) yang menderita luka usai diamuk warga. MR diamankan dalam pengaruh minuman beralkohol di Kampung Pasantren, Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Sabtu, 05/08/2023, sekitar jam 21.00 WIB.

Kapolsek Sukaraja, Kompol Dedi Suryadi menuturkan, sebelumnya MR diamankan warga karena diduga akan melakukan aksi kejahatan terhadap warga yang tengah nongkrong.

“Memang betul, tadi kita sudah amankan seorang pemuda berinisial MR berikut senjata tajam jenis Cerulit,” tutur Dedi kepada wartawan.

“Saat diamankan, MR ini masih dalam pengaruh minuman beralkohol dan mengalami luka yang diduga akibat diamuk warga,” ucapnya.

Lanjut Dedi, “dari keterangan warga sekitar, awalnya MR ini datang menggunakan sepeda motor, berboncengan bersama temannya dan diduga hendak melakukan aksi penganiayaan karena membawa senjata tajam jenis cerulit terhadap sekelompok warga yang tengah nongkrong di sekitar Kampung Pasantren. Karena warga sekitar ini takut dan langsung meneriaki MR sebagai maling motor hingga akhirnya dikejar dan diamankan warga sekitar,” bebernya.

“Saat ini MR masih kita amankan di Polsek untuk dimintai keterangan dan menjalani proses penyidikan.” pungkasnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Ruswandi/Raika)

Kejam!!! Wanita Belia Dianiaya Seorang Pemuda Bertato 

0

Foto by : Humas Polres Sukabumi Kota

Wartain.com, Kota Sukabumi || DMJ (19 ), pemuda asal Cikole Sukabumi diamankan Polsek Citamiang Polres Sukabumi Kota karena diduga terlibat aksi kekerasan terhadap korban, P (15 tahun) di Jalan Pramuka II Kelurahan Cikondang Kecamatan Citamiang Kota Sukabumi, Jum’at (4/8/2023) sekitar jam 19.00 WIB.

Sebelumnya, pemuda tanggung dengan tubuh dipenuhi tatoo tersebut sempat diamankan warga karena diduga melakukan aksi kekerasan dan pengeroyokan terhadap seorang wanita asal Benteng Warudoyong Sukabumi.

“Memang betul, tadi malam, setelah menerima laporan warga, kami mengamankan DMJ yang diduga terlibat kasus penganiayaan dan pengeroyokan terhadap korban yang merupakan seorang wanita dibawah umur asal Benteng Warudoyong,” ujar Kapolsek Citamiang, Iptu Iwan Hendi Sutisna kepada awak media, Sabtu (5/8/2023).

“Dari hasil pemeriksaan sementara, aksi kekerasan dan pengeroyokan tersebut dilakukan terduga pelaku bersama-sama dengan 8 teman lainnya yang sempat kabur saat dilerai warga,” sambungnya.

“Terduga pelaku juga menerangkan bahwa peristiwa penganiayaan dan pengeroyokan ini berawal saat teman terduga pelaku berinisial R menghubungi dan mengajak korban untuk bertemu di Jalan Pramuka Cikondang Citamiang. Di lokasi inilah, kekasih korban berinisial R bersama-sama dengan terduga pelaku dan beberapa temannya langsung menganiaya dan mengeroyok korban,” bebernya.

Lanjut Iwan, “Karena aksi ini diketahui warga, maka warga sekitar berusaha untuk melerai. Karena hawatir tertangkap warga, 7 terduga pelaku melarikan diri, sedangkan terduga pelaku lainnya yaitu DMJ berhasil diamankan warga, kemudian warga menghubungi pihak Kepolisian,” lanjutnya.

“Akibat peristiwa tersebut, korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Sedangkan terduga yang berhasil diamankan masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Citamiang,” katanya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Azi/Godam)

Datangkan Marcos Sorato : Futsal Indonesia Target Tembus Piala Dunia 2024

0

Foto : IG FFI

Wartain.com, Jakarta || Ketua Federasi Futsal Indonesia (FFI) Hary Tanoesoedibjo, menargetkan tembus ke Piala Dunia Futsal 2024 usai mendatangkan pelatih baru.

FFI meresmikan kedatangan Marcos Sorato sebagai pelatih Timnas Futsal Indonesia. Sorato diberi target tembus Piala Dunia Futsal 2024.

“Target besarnya itu masuk World Cup, itu target kita. Kalau AFC maupun pra kualifikasinya nanti Oktober. Kita harapkan Timnas Futsal Indonesia bisa Juara 1, jadi kita akan maksimalkan,” kata Hary dikutip dari Instagram pribadinya, Sabtu 05/08/2023.

Bukan tanpa alasan FFI merekrut Sorato. Pasalnya pelatih asal Brasil itu berhasil membawa negaranya juara Piala Dunia Futsal dua kali beruntun ketika jadi juru taktik tim Samba.

Ini jadi angin segar bagi Timnas Futsal Indonesia setelah pelatih sebelumnya, Mohammad Hashemzadeh mengundurkan diri dari posisinya pada bulan lalu. Sebab sosok pengganti memiliki portfolio yang lebih mentereng.

“Kita berikan yang terbaik untuk futsal Indonesia dengan menghadirkan Marcos Aurelio Sorato Zapelini. Marcos ini sudah sangat dikenal, berhasil membawa Timnas Futsal Brazil juara Piala Dunia dua kali, 2008 dan 2012. Peraih FIFA International Coach of The Year 2011,” ujar Hary.

Pelatih berusia 52 tahun itu diberi kontrak selama tiga tahun ke depan. Pengalaman 20 tahun sebagai pelatih dan segudang prestasi, membuat Sorato dipercaya dapat meningkatkan pencapaian skuad Garuda.

“Ini menunjukkan bahwa futsal Indonesia serius untuk membangun futsal supaya lebih baik lagi. Coach itu harus yang bagus, memberikan pelatihan-pelatihan, teknik-teknik yang bagus, yang maksimal. Apalagi ini kan tim, jadi saling melengkapi, mengatur pemainnya siapa, di mana itu sangat-sangat penting,” ucap Hary.***

sumber cnnindonesia.com

Editor : Raja Azi

(Ikhlas)

Ridwan Kamil: Al Zaytun Tidak Akan Dibubarkan

0

Wartain.com, Sukabumi || Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, memastikan tidak ada pembubaran Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun. Hal tersebut menyusul penetapan Panji Gumilang selaku pimpinan Ponpes Al Zaytun sebagai tersangka penistaan agama.

Hal tersebut diungkapkan Ridwan Kamil, saat kunjungan kerja mendampingi Presiden Joko Widodo di pasar tradisional di Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jumat 04/08/2023, setelah sebelumnya mendamping Presiden meresmikan Tol Bocimi Seksi II, ruas Cigombong-Cibadak.

“Karena kewenangan madrasah, pesantren ada di Kementerian Agama, Untuk Provinsi kan SMA dan SMK. Dan sudah disepakati, beritanya adalah tidak akan dibubarkan tapi akan dibina sesuai dengan kurikulum dan aturan,” ujarnya.

Dirinya memastikan akan memberikan solusi terbaik untuk penyelesaian kasus Ponpes Al Zaytun ini, tanpa akan merugikan pihak manapun

“Yang kita fokuskan (pada kasus Al Zaytun) sekarang adalah dugaan-dugaan pidana kepada yang bersangkutan (Panji Gumilang) yang difokuskan negara kepada masalah Al Zaytun,” pungkasnya.***

Editor : Raka Azi

(Tim)

Gempa M 4,6 Guncang Garut, Getaran Terasa Hingga Sukabumi

0

Foto : sumber BMKG

Wartain.com, Garut || Gempa berkekuatan Magnitudo 4,6 mengguncan Kabupaten Garut, Sabtu 05/08/2023, pukul 11.58 WIB. Goncangan gempa terasa hingga wilayah Cianjur dan Sukabumi.

Hasil analisa BMKG menunjukkan, Gempa yang terjadi siang ini berkekuatan Magnitudo 4,6 dengan titik Episenter terletak pada koordinat 8.14 Lintang Selatan dan 107.31 Bujur Timur pada jarak 121 km Barat Daya Kabupaten Garut di kedalaman 22 kilometer.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami pada BMKG, Dr. Daryono menuturkan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, Gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam di bawah Lempeng Eurasia.

Lebih lanjut Daryono mengatakan, dampak gempa yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, guncangan dirasakan di wilayah Garut, Warungkondang, Singajaya, Cikalong, Simpenan, Sukabumi, Pangalengan, Cikajang, Cidaun dan Sindang Barang dengan Skala Intensitas II – III MMI.

“Hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut,” ungkap Daryono

Hingga pukul 12.00 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan.

Gempa yang terjadi tidak berpotensi memicu terjadinya Tsunami, kepada masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh dengan isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi.” Pungkasnya.***

Sumber : BMKG

Editor : Raka Azi

(Salman)

Diklat KKN STAI Syamsul Ulum : Sekda: Empat Misi Diupayakan Pemda

0

Foto by : wardogtactical

Wartain.com, Kota Sukabumi || Sekda Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman, menjadi Narasumber pada Diklat KKN STAI Syamsul Ulum Sabtu, 05/08/2023, di Auditorium K.H Ahmad Sanusi, Komplek YASPI Pondok Pesantren Syamsul Ulum Kota Sukabumi`

Sebanyak 204 mahasiswa STAI Syamsul Ulum, akan mengikuti KKN dari tanggal 7 Agustus sampai dengan 7 September 2023 di 9 Desa yang ada di Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi.

Ketua STAI Syamsul Ulum Dr. H. A. Suganda, M.Ag. Dalam Sambutannya mengapresiasi, kegiatan Diklat KKN ini, karena menurutnya akan memberikan wawasan untuk mengenal potensi daerah. Dijelaskannya Diklat KKN sangat penting, karena para mahasiswa dapat mengidentifikasi berbagai permasalahan di masyarakat, serta memberikan solusi atas permasalahan tersebut.

“Diklat KKN akan dilaksanakan dengan dua metode, yakni tatap muka serta virtual. Tujuan dari kegiatan ini diantaranya adalah pengembangan ilmu pengetahuan serta pengabdian kepada masyarakat,”  jelasnya.

Materi yang disampaikan Sekda adalah
Membangun SDM Kabupaten Sukabumi yang Berdaya Saing dan Religius.

Sekda menjelaskan, Kabupaten Sukabumi terdiri dari 47 Kecamatan dan 381 desa, potensi yang ada di Kab Sukabumi terdiri dari Gurilaps (Gunung, Rimba, Laut, Pantai, Sungai dan Seni Budaya). Sektor ekonomi andalan yaitu Pertanian, Agrobisnis dan Pariwisata, Potensi objek wisata bervariasi yaitu wisata alam dan wisata budaya.

“Ada empat misi yang terus diupayakan oleh Pemkab Sukabumi yakni pertama, membangun sumber daya manusia yang beriman, berbudaya dan berdaya saing. Kedua meningkatkan produktivitas dan daya saing ekonomi berbasis agrobisnis dan pariwisata berkelanjutan,” ujarnya

Sementara itu, Ketiga meningkatkan konektivitas untuk percepatan pertumbuhan wilayah dan keempat meningkatkan kualitas pelayanan publik yang inovatif, profesional dan akuntabel.

Diakhir paparannya, Sekda mengucapkan Terima kasih karena mahasiswa STAI Syamsul Ulum KKN di Kecamatan Kadudampit dan diharapkan bisa memberikan masukan untuk Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

“Oleh karena itu melalui KKN di lapangan bisa menggali potensi masyarakat didalamnya, dan masukan masukan para mahasiswa akan bermanfaat untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.***

Editor : Raka Azi

(Aab/Rd.Haraqi Siliwangi)

Bupati Hadiri Tasyakuran Milad Ke-48 MUI Kabupaten Sukabumi

0

Foto by : gilangramdani499

Wartain.com, Sukabumi || Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami, menghadiri tasyakuran milad Majelis Ulama Indonesia (MUI) ke- 48, di Gedung Dakwah dan Islamic Center Cisaat, Sabtu, 05/082023. Milad MUI tingkat Kabupaten Sukabumi ini, mengambil tema memperkokoh persatuan dalam bingkai keberagaman menuju Indonesia yang lebih sejahtera dan bermartabat.

Berkaitan tema kegiatan tersebut, MUI Kabupaten Sukabumi pun memberikan penghargaan. Terutama bagi MUI kecamatan dan lembaga yang berkinerja baik.

Dalam milad tersebut, H. Marwan mengajak MUI Kabupaten Sukabumi untuk terus berperan dalam menjawab persoalan umat. Terutama dari sisi Penegakan Syariat Islam.

“Potensi yang dimiliki MUI ini, harus bisa menjawab persoalan umat,” ujarnya.

Berkaitan hal tersebut, pemerintah mencoba mendorongnya. Terutama dari sisi kebijakan agar kehadiran MUI benar – benar dirasakan dan dapat menjawab persoalam umat.

“Peran MUI harus luar biasa, makanya kita dorong,” ucapnya.

Apalagi, Kabupaten Sukabumi memiliki visi religius. Di mana, mewujudkan visi tersebut tak bisa maksimal ketika dilakukan pemerintah saja.

“Sisi religius ini, tidak bisa sekadar pemerintah. MUI pun harus terlibat untuk kemaslahatan umat. Lewat kebersamaan, mari wujudkan Sukabumi yang sejahtera dan bermartabat,” ungkapnya.

Bupati Hadiri Tasyakuran Milad Ke-85 MUI Kabupaten Sukabumi

Di sisi lain, H. Marwan meminta MUI untuk selalu mengingatkan pemerintah. Terutama dari sisi kebijakan yang berkaitan akidah.

“MUI harus dan semoga bisa mengingatkan pemerintah di setiap pengambilan kebijakan, terutama yang menyangkut hal akidah,” bebernya.

Berkaitan tasyakuran milad MUI ini, H. Marwan berharap kegiatannya membawa keberkahan untuk semua umat.

“Bersyukur kita dapat bersilaturahmi dalam kegiatan ini. Semoga tasyakur ini membawa keberkahan,” harapnya.

Wakil Ketua Umum MUI Kabupaten Sukabumi H.UK Anwarudin mengaku, bersyukur sinergitas dan dukungan pemerintah sangat luar biasa terhadap MUI. Sehingga, MUI Kabupaten Sukabumi dapat berkiprah dengan baik.

“Sinergitas yang kokoh antara MUI, pemerintah, TNI, Polri, serta ormas keagamaan dapat terus terjalin dengan baik,” pintanya.

Apalagi, tantangan MUI semakin ke depan, relatif tinggi. Baik secara internal maupun eksternal. Semisal kehadiran teknologi informasi yang semakin canggih. Hal itu membuat sumber informasi dapat dengan mudah diterima, tanpa ada filter.

“Derasnya informasi yang luar biasa, menjadi tantangan bagi kita semua. Apalagi, tidak semua orang telah memiliki akidah yang kuat. Maka dari itu, MUI mencoba meracik metoda dakwah agar relevan dan diterima kaum milenial. Sehingga, lewat jalur dakwah yang relevan dapat memfilter arus informasi yang kurang tepat. Ini pun dapat diwujudkan secara baik lewat sinergitas yang luar biasa,” pungkasnya.***

Editor : Raka Azi

(Aab/Godam)