26.7 C
Jakarta
Selasa, Juli 7, 2026
Beranda blog Halaman 177

Hasil BRI Liga 1: Meski Dominasi Serangan, Madura United Takluk dari Borneo FC di Kandang

0

Wartain.com || Borneo FC Samarinda sukses mencuri poin penuh setelah menumbangkan tuan rumah Madura United dengan skor meyakinkan 3-1 dalam lanjutan kompetisi BRI Liga 1.

Pertandingan pekan krusial ini berlangsung di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, pada Minggu (5/4/2026) malam. Kemenangan ini sekaligus mempertegas posisi Borneo FC di papan atas klasemen sementara.

Pertandingan berjalan sengit sejak menit awal, di mana Madura United sebenarnya sempat memimpin lebih dulu pada menit ke-41. Gol pembuka tersebut lahir dari kesalahan antisipasi pemain bertahan lawan, Nduwarugira, yang melakukan gol bunuh diri (OG). Skor 1-0 untuk keunggulan Laskar Sape Kerrab bertahan hingga turun minum, meski tekanan dari tim tamu mulai meningkat menjelang akhir babak pertama.

Memasuki babak kedua, Borneo FC tampil lebih agresif dan efektif dalam memanfaatkan peluang. Penyerang andalan mereka, Obi, menjadi bintang lapangan dengan mencetak brace atau dua gol cepat pada menit ke-59 dan menit ke-2 (akumulasi/tambahan waktu babak kedua awal). Keunggulan tim tamu akhirnya dikunci oleh Peralta pada masa injury time menit 90+4, yang memastikan kemenangan Pesut Etam menjadi 3-1.

Secara statistik, Madura United sebenarnya mendominasi jalannya laga dengan melepaskan total 24 tembakan dan mencatatkan 76 sentuhan di kotak penalti lawan. Namun, buruknya penyelesaian akhir membuat skuat asuhan tuan rumah gagal mengonversi peluang menjadi gol. Sebaliknya, Borneo FC bermain lebih efisien dengan mencatatkan akurasi operan mencapai 90% dan pertahanan solid yang melakukan 28 kali sapuan bersih (clearances).

Kekalahan di kandang sendiri ini menjadi catatan evaluasi besar bagi Madura United yang gagal memanfaatkan penguasaan bola dan banyaknya peluang yang tercipta. Sementara itu, bagi Borneo FC, hasil ini membuktikan kematangan strategi serangan balik mereka yang sangat mematikan. Tambahan tiga poin ini menjadi modal berharga bagi tim asal Samarinda tersebut untuk menatap laga-laga selanjutnya di sisa musim 2026.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

Ketua DPRD Sukabumi Ajak Perkuat Silaturahmi demi Sinergi Pembangunan

0

Wartain.com || Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar, menyampaikan pesan penting tentang arti kebersamaan dan silaturahmi dalam sebuah unggahan singkat.

Ia menekankan bahwa setiap pertemuan merupakan peluang berharga untuk mempererat hubungan dan membangun komunikasi yang lebih harmonis.

Menurutnya, silaturahmi tidak hanya sebatas tradisi, tetapi juga menjadi fondasi dalam memperkuat sinergi antar elemen pemerintahan. Dengan hubungan yang baik, koordinasi dan kerja sama dalam menjalankan program pembangunan daerah akan semakin optimal.

Pesan tersebut juga ditujukan kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Sukabumi agar terus menjaga kebersamaan dan meningkatkan kekompakan dalam menjalankan tugas. Ia berharap, melalui silaturahmi yang terjalin erat, berbagai tantangan pembangunan dapat dihadapi secara bersama-sama.

“Setiap pertemuan adalah kesempatan untuk memperkuat dan memperindah silaturahmi,” ungkapnya menjadi pengingat bahwa komunikasi yang baik akan membawa dampak positif bagi kemajuan daerah, Minggu (05/04/2026).

Dengan semangat kebersamaan tersebut, diharapkan seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Sukabumi dapat terus bersinergi demi mewujudkan pembangunan yang lebih baik dan berkelanjutan.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Rem Mendadak Picu Kecelakaan Beruntun di Jampangkulon, Tiga Pengendara Terluka

0

Wartain.com || Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Jalan Raya Ciawitali, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (5/4/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Insiden tersebut melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda motor, yang mengakibatkan tiga orang mengalami luka-luka. Peristiwa bermula saat sebuah mobil yang melaju di depan tiba-tiba mengerem secara mendadak.

Sepeda motor jenis Honda Vario yang berada tepat di belakangnya tidak mampu menghindar dan menabrak bagian belakang kendaraan tersebut. Benturan keras membuat pengendara motor kehilangan kendali hingga terdorong ke sisi kanan jalan dan kemudian bertabrakan dengan sepeda motor lain yang melintas dari arah berlawanan.

Akibat kejadian itu, dua pengendara motor beserta satu penumpang mengalami cedera dan segera dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Salah satu korban menuturkan, situasi lalu lintas saat itu relatif lancar sebelum kejadian. Namun, mobil di depannya berhenti secara tiba-tiba tanpa memberikan tanda yang jelas, sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.

Ia juga mengaku sempat terjatuh setelah terlibat benturan lanjutan dengan kendaraan lain. Pasca kecelakaan, sempat terjadi adu argumen antara korban dengan pengemudi mobil. Namun, pengemudi tersebut bersama keluarganya memilih meninggalkan lokasi sebelum penanganan lebih lanjut dilakukan.

Petugas dari Polsek Jampangkulon yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengurai arus lalu lintas yang sempat mengalami kepadatan.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan serta menelusuri identitas pengemudi mobil yang meninggalkan lokasi kejadian.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Dompet Berisi Emas Rp15 Juta Hilang di Playground Sukabumi, Terekam CCTV

0

Wartain.com || Seorang ibu muda asal Desa Citarik, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Ina Lestari (29), mengalami kejadian tidak mengenakkan saat membawa anaknya bermain di sebuah wahana playground di Jalan Tipar Gede, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, Sabtu (4/4/2026).

Peristiwa bermula ketika Ina tengah mendampingi anaknya bermain di area kolam bola. Saat itu, ia memegang telepon genggam di satu tangan dan dompet di tangan lainnya. Namun tanpa disadari, dompet tersebut terlepas dan tertinggal di lokasi permainan.

“Saya lagi fokus jagain anak yang main mandi bola. HP masih dipegang, tapi dompet lupa, nggak sadar jatuh di situ,” ungkap Ina, Minggu (5/4/2026).

Ia baru menyadari kehilangan setelah mendengar adanya pengumuman dari pihak pengelola terkait penemuan dompet. Namun saat dicek, dompet miliknya sudah tidak berada di tempat. Ia pun segera melapor ke pengelola wahana.

Dalam dompet tersebut terdapat sejumlah barang berharga, di antaranya perhiasan emas senilai sekitar Rp15 juta, surat-surat penting seperti dokumen pegadaian, kartu ATM, KTP, serta uang tunai sekitar Rp500 ribu.

Tidak berhenti di situ, Ina juga melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian dengan harapan barang-barangnya dapat ditemukan kembali.

“Saya berharap ada yang beritikad baik untuk mengembalikan. Insya Allah akan saya beri imbalan,” tuturnya.

Sementara itu, Outlet Manager wahana bermain, Tofho Ardian Hasanudin, menjelaskan bahwa berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV), dompet tersebut terjatuh sekitar pukul 12.40 WIB saat korban berada di kolam bola.

Ia menyebut, pihak pengelola sebenarnya telah mengimbau pengunjung untuk menyimpan barang berharga di loker yang tersedia, baik melalui pemberitahuan langsung maupun pengumuman.

Dalam rekaman CCTV, terlihat seorang anak kecil menemukan dompet tersebut, lalu sempat melemparkannya. Namun, dompet kemudian diambil oleh perempuan dewasa yang mendampingi anak tersebut.

“Dompet sempat dipegang anaknya, lalu diambil oleh pendampingnya. Setelah itu mereka langsung meninggalkan area,” jelas Tofho.

Sekitar delapan menit setelah kejadian, perempuan tersebut terlihat berjalan menuju pintu keluar di tengah kondisi lokasi yang cukup ramai. Bahkan, dalam rekaman, ia sempat berpapasan dengan korban yang saat itu sedang melapor ke petugas.

Dari hasil penelusuran CCTV dan keterangan saksi, pihak pengelola mengaku telah mengantongi identitas terduga pelaku dan saat ini masih dalam proses pencarian.

“Kami sudah mengidentifikasi yang mengambil dompet tersebut. Saat ini masih kami telusuri lebih lanjut,” katanya.

Pihak pengelola juga kembali mengingatkan pengunjung agar selalu menyimpan barang berharga di tempat yang aman untuk menghindari kejadian serupa.

Kasus ini kini tengah ditangani pihak kepolisian setelah laporan resmi dilayangkan oleh korban.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Moussa Sidibe Jadi Pahlawan, Bhayangkara FC Bungkam Persija 3-2

0

Wartain.com || Pertandingan sengit tersaji dalam lanjutan BRI Liga 1 yang mempertemukan Bhayangkara FC melawan Persija Jakarta di Stadion sumpah pemuda, Lampung. Dalam laga yang penuh drama tersebut, tuan rumah Bhayangkara FC berhasil mengamankan tiga poin penuh setelah menyudahi perlawanan Macan Kemayoran dengan skor tipis 3-2. Pertandingan ini menjadi sorotan lantaran aksi saling balas gol yang terjadi hingga menit-menit akhir babak kedua. Minggu 5 April 2026.

Laga baru berjalan satu menit, Persija Jakarta mengejutkan publik tuan rumah melalui gol kilat Rayhan Hannan. Berawal dari umpan matang Allano, Hannan yang berdiri bebas berhasil menyambut bola dengan sundulan akurat yang merobek jala gawang lawan. Namun, Bhayangkara FC merespons dengan cepat pada menit ke-27. Moussa Sidibe yang berada di posisi tepat berhasil memanfaatkan kemelut untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1 yang bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan semakin meningkat. Persija kembali memimpin pada menit ke-61 melalui eksekusi tendangan bebas spektakuler dari Fabio C. Bola yang meluncur deras bak roket tidak mampu dihalau oleh penjaga gawang Bhayangkara. Tak mau kehilangan muka di kandang, Bhayangkara FC membalas dengan skema serupa pada menit ke-85 melalui tendangan bebas Dendy Sulistyawan yang menyamakan skor menjadi 2-2.

Puncak drama terjadi di masa injury time (90+4′). Moussa Sidibe mencatatkan namanya kembali di papan skor sekaligus mengunci kemenangan lewat aksi individu yang memukau. Melakukan solo running dari sisi sayap, Sidibe melakukan cutting inside ke tengah sebelum melepaskan tendangan melengkung (placing) ke tiang jauh yang tak terjangkau kiper. Stadion Patriot pun bergemuruh menyambut gol indah yang memastikan kemenangan 3-2 bagi The Guardian.

Secara statistik, Persija sebenarnya mendominasi jalannya laga dengan penguasaan bola mencapai 52% dan akurasi operan 81%. Namun, Bhayangkara FC tampil lebih efektif dan agresif di area pertahanan lawan dengan mencatatkan 11 tembakan (5 tepat sasaran) dibandingkan Persija yang hanya melepaskan 4 tembakan (3 tepat sasaran). Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Bhayangkara FC untuk memperbaiki posisi di klasemen sementara, sementara Persija harus pulang dengan tangan hampa meski sempat unggul dua kali.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

Kisah Perjuangan Jael: Warga Gempol yang Kini Menatap Harapan Baru di Kampung Al-Barokah

0

Wartain.com || Bagi Jael (58), seorang warga asli Kampung Gempol, Desa Cikadu, Kecamatan Palabuhanratu, peristiwa pergeseran tanah yang terjadi pada Desember 2025 lalu masih membekas kuat dalam ingatannya. Malam itu, saat ia dan warga lainnya tengah terlelap, tanah secara tiba-tiba turun dan memaksa mereka berlari menyelamatkan diri tanpa sempat membawa harta benda.

“Rasanya tiba-tiba tanah turun saat sedang tidur. Kami langsung lari. Tidak ada korban saat itu, tapi trauma itu ada,” tutur Jael saat ditemui di lokasi, Minggu (5/4/2026).

Jael merupakan salah satu dari 85 Kepala Keluarga (KK) yang harus meninggalkan kediaman lamanya. Baginya, pembangunan hunian baru di Kampung Goong ini adalah jawaban atas doa dan kecemasannya selama berbulan-bulan. Meski rumah bantuan tersebut nantinya hanya berukuran 5×6 meter, Jael mengaku sangat bersyukur.

“Alhamdulillah senang sekali. Memang kalau bikin rumah sendiri biayanya lumayan, apalagi bagi kami yang terdampak bencana. Dengan adanya bantuan ini, setidaknya kami punya tempat yang lebih tenang,” ujarnya dengan nada penuh harap.

Di balik kesedihan banyak warga yang kehilangan rumah, Jael menaruh harapan besar pada kawasan relokasi yang akan dinamai Kampung Al-Barokah ini. Nama tersebut ia akui diambil dari nama masjid di Kampung Gempol yang hingga hari ini masih berdiri kokoh, menjadi saksi bisu tempat warga beribadah di tengah ancaman bencana yang sudah berulang kali menghantui desa tersebut.

Kini, Jael bersama 84 KK lainnya mulai menatap masa depan di lahan milik desa yang dibagi menjadi empat blok (A, B, C, dan D). Meski rumah-rumah tersebut berdiri di tanah desa dan tidak bisa menjadi hak milik pribadi, Jael merasa tenang karena pemerintah daerah dan pihak swasta telah bersinergi memberikan solusi terbaik.

Sementara itu, di lokasi asal di RW 07, masih ada sekitar 15 KK yang bertahan karena rumah mereka dinilai masih aman dari pergeseran tanah. Bagi Jael dan tetangganya yang lain, kepindahan ke Kampung Al-Barokah bukan hanya tentang berpindah tempat, melainkan langkah awal untuk memulihkan hidup pasca-bencana yang meluluhlantakkan ekonomi dan ketenangan warga.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

Libatkan 43 Sekolah, Sosialisasi WBTB di Sukabumi Perkuat Peran Pelajar Lestarikan Budaya

0

Wartain.com || Upaya pelestarian Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) di Kota Sukabumi terus diperkuat melalui keterlibatan dunia pendidikan. Hal ini terlihat dalam kegiatan sosialisasi WBTB Jawa Barat yang menyasar 43 sekolah dan digelar di Pesantren Dzikir Al-Fath, Sabtu (4/4/2026), dalam rangkaian peringatan HUT ke-112 Kota Sukabumi.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana, serta dihadiri pimpinan Ponpes Dzikir Al-Fath, Ketua IPSI Kota Sukabumi, perwakilan KORMI, dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi.

Mengusung pendekatan edukatif, kegiatan ini menempatkan pelajar sebagai garda terdepan dalam menjaga keberlangsungan budaya lokal. Wakil Wali Kota menekankan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam merawat dan meneruskan nilai-nilai budaya di tengah arus globalisasi.

“Pelajar harus menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya. Dari merekalah nilai-nilai ini akan terus hidup dan berkembang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Warisan Budaya Tak Benda tidak sekadar warisan masa lalu, melainkan mencerminkan identitas, nilai hidup, serta kearifan lokal yang membentuk karakter masyarakat.

Melalui kegiatan ini, pemerintah berupaya menanamkan rasa memiliki dan kebanggaan terhadap budaya daerah sejak dini, sehingga generasi muda tidak kehilangan jati diri di tengah perkembangan zaman.

Selain itu, kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan komunitas budaya dinilai menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga keberlanjutan warisan budaya.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Pesantren Dzikir Al-Fath ini juga mendapat apresiasi sebagai salah satu pusat edukasi budaya, termasuk melalui keberadaan Museum Prabu Siliwangi yang selama ini aktif mengenalkan nilai-nilai sejarah dan tradisi kepada masyarakat.

Momentum ini sekaligus bertepatan dengan milad ke-16 Ponpes Modern Dzikir Al-Fath, yang dinilai konsisten berkontribusi dalam penguatan nilai budaya dan spiritual.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran dan tanggung jawab dalam melestarikan budaya lokal, sejalan dengan semangat pembangunan Kota Sukabumi yang berakar pada nilai dan kearifan daerah.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Kontes Batu Akik “Kemilau Batu Bercahaya” Ramaikan HUT ke-112 Kota Sukabumi

0

Wartain.com || Peringatan Hari Jadi ke-112 Kota Sukabumi semakin semarak dengan digelarnya kegiatan bertajuk “Kemilau Batu Bercahaya”, berupa kontes dan pameran batu akik yang berlangsung di Gedung Juang 45, Minggu (5/4/2026).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana, didampingi Asisten Daerah III selaku Ketua Panitia HUT ke-112, Ketua Harian Dekranasda, panitia pelaksana, Ketua Komunitas Batu Akik Sukabumi, serta para dewan juri.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menekankan bahwa kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang pameran dan perlombaan, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di daerah.

“Pameran ini bukan hanya soal kontes, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi lokal melalui sektor kreatif,” ujarnya.

Ia menjelaskan, batu akik memiliki potensi ekonomi yang cukup besar karena memiliki nilai jual tinggi. Selain itu, sektor ini juga mampu membuka peluang usaha, menyerap tenaga kerja, serta menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

Dalam pameran tersebut, ditampilkan berbagai jenis batu akik unggulan yang terbagi dalam 10 kategori. Ragam koleksi yang dipamerkan mencerminkan kualitas dan keunikan produk lokal Sukabumi yang dinilai mampu bersaing hingga ke pasar yang lebih luas.

Pemerintah Kota Sukabumi, lanjutnya, terus berkomitmen untuk mendukung perkembangan pelaku UMKM dan industri kreatif. Dukungan tersebut diwujudkan melalui berbagai kebijakan, fasilitasi promosi, serta penguatan ekosistem usaha.

“Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah,” tambahnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, komunitas, pelaku usaha, dan Dekranasda dalam mengembangkan potensi ekonomi kreatif di Kota Sukabumi.

Mengakhiri sambutannya, Wakil Wali Kota secara resmi membuka pameran “Kemilau Batu Bercahaya Sukabumi”, dengan harapan kegiatan tersebut berjalan sukses dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Semarak HUT ke-112 Kota Sukabumi Tampilkan 112 Menit Atraksi Olahraga Masyarakat

0

Wartain.com || Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Sukabumi diwarnai dengan gelaran Festival Olahraga Masyarakat yang berlangsung meriah di Lapang Merdeka, Minggu (5/4/2026). Kegiatan ini menjadi panggung bagi berbagai komunitas olahraga untuk menampilkan kreativitas dan semangat kebersamaan.

Festival tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana, bersama sejumlah pejabat daerah dan perwakilan organisasi olahraga, di antaranya Dispora, Dinas Pendidikan, KONI, KORMI, IGORNAS, SOIna, PGRI, hingga DPD KNPI Kota Sukabumi.

Salah satu daya tarik utama dalam kegiatan ini adalah penampilan dari berbagai induk organisasi olahraga (INORGA) yang tergabung dalam KORMI Kota Sukabumi. Mereka menampilkan beragam atraksi olahraga masyarakat selama 112 menit tanpa henti, sebagai simbol usia Kota Sukabumi yang ke-112.

Atraksi tersebut menampilkan berbagai jenis olahraga rekreasi yang sarat unsur hiburan dan partisipasi, mulai dari senam massal hingga pertunjukan olahraga tradisional dan modern. Penampilan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi aktivitas yang inklusif dan menyenangkan bagi semua kalangan.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana menekankan bahwa olahraga masyarakat memiliki peran penting dalam membangun kebersamaan dan meningkatkan kualitas hidup warga.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin menunjukkan bahwa olahraga bukan hanya soal prestasi, tetapi juga tentang kebahagiaan, kebugaran, dan kebersamaan,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menjadikan olahraga sebagai bagian dari rutinitas harian. Menurutnya, masyarakat yang sehat akan lebih produktif dan mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Festival ini sekaligus menjadi bukti kolaborasi berbagai pihak dalam memeriahkan HUT Kota Sukabumi.

Antusiasme peserta dan masyarakat yang hadir pun menambah semarak suasana, menjadikan kegiatan ini tidak hanya sebagai ajang perayaan, tetapi juga sarana mempererat hubungan sosial antarwarga.

Di akhir kegiatan, Wakil Wali Kota secara resmi membuka festival tersebut dengan harapan semangat olahraga terus tumbuh di tengah masyarakat dan menjadi budaya yang berkelanjutan di Kota Sukabumi.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Dubes Iran Ikut Aksi di Bundaran HI: FPN Soroti Serangan Israel, Tuntut Pemerintah Bersikap

0

Wartain.com || Sejumlah kader Free Palestine Network (FPN) menggelar aksi solidaritas saat kegiatan Car Free Day di kawasan Bundaran HI, Bundaran Hotel Indonesia, Minggu (5/4/2026).

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk duka cita dan dukungan terhadap tiga prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian di Lebanon akibat serangan yang disebut dilakukan oleh Israel.

Dengan membentangkan sejumlah spanduk berukuran sekitar enam meter, massa FPN menyuarakan tuntutan agar pemerintah Indonesia mengambil sikap tegas. Salah satu spanduk bertuliskan, Israel Bunuh Prajurit TNI, Saatnya Indonesia Tegas!

Spanduk lain secara langsung menyapa Presiden Prabowo Subianto dengan pesan, Pak Prabowo, Ayo Lawan Zionisme / Kolonialisme / Imperialisme / Penjajah! serta Zionisme = Kolonialisme = Imperialisme = Penjajahan, Harus Dilawan Pak Presiden! Massa juga mengangkat seruan Stop Genocide in Palestine!” sebagai bagian dari solidaritas terhadap rakyat Palestine.

Aksi tersebut menarik perhatian warga yang tengah berolahraga di kawasan Car Free Day. Sejumlah pengunjung tampak berhenti dan membubuhkan tanda tangan di spanduk sebagai bentuk dukungan moral terhadap prajurit TNI yang gugur sekaligus aspirasi yang disampaikan peserta aksi.

Salah satu momen yang mencuri perhatian adalah kehadiran Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, yang menyempatkan diri berfoto bersama massa aksi.

Sekretaris Jenderal FPN, Furqan AMC, mengatakan kegiatan serupa juga digelar serentak di sejumlah kota lain di Indonesia, seperti Bandung, Makassar, Solo, Yogyakarta, Surabaya, Palembang, Majene, Kendari, Baubau, dan Tarakan.

Dinilai sebagai “alarm” bagi pemerintah

Menurut Furqan, gugurnya tiga prajurit Indonesia yang tergabung dalam misi perdamaian PBB di Lebanon menjadi peringatan serius bagi pemerintah agar mempertegas arah kebijakan luar negeri Indonesia.

“Gugurnya tiga prajurit Indonesia yang bertugas di UNIFIL karena serangan Israel adalah alarm bagi Pak Presiden untuk mengembalikan kebijakan luar negeri Indonesia yang lebih progresif menentang penjajahan di muka bumi sebagaimana amanat UUD 1945,” kata Furqan di sela aksi.

Ia menilai serangan terhadap pasukan perdamaian PBB merupakan pelanggaran terhadap norma dan hukum humaniter internasional. FPN juga menyoroti belum adanya pernyataan resmi yang secara spesifik mengecam serangan tersebut.

Selain itu, FPN meminta pemerintah mengevaluasi keberadaan kontingen Indonesia dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) jika tidak ada jaminan keamanan tambahan dari PBB.

Furqan juga mengingatkan agar pemerintah tidak melibatkan TNI dalam rencana International Stabilization Force (ISF) yang disebutnya berkaitan dengan upaya pelucutan senjata kelompok pejuang Palestina.

Tiga prajurit gugur dalam misi perdamaian

Dalam pernyataannya, FPN menyebut tiga prajurit TNI yang gugur adalah Prajurit Kepala Farizal Rhomadhon, Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar, dan Sersan Satu Muhammad Nur Ichwan. Mereka disebut meninggal dunia akibat serangan mortir dan ranjau di jalur patroli yang biasa dilalui pasukan perdamaian.

“Duka cita yang dalam bagi Indonesia atas gugurnya prajurit TNI di Lebanon. Saatnya Pak Prabowo melawan Israel dengan tegas,” ujar Furqan menutup pernyataannya.

Aksi solidaritas di ruang publik seperti Car Free Day ini menunjukkan isu keselamatan pasukan perdamaian Indonesia di luar negeri masih menjadi perhatian sebagian masyarakat, sekaligus memunculkan dorongan agar pemerintah memperjelas sikap diplomatiknya di tengah dinamika konflik kawasan Timur Tengah.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)